UBSI dan KOMDIGI Sepakati MoU untuk Bangun Ekosistem Talenta Digital di Indonesia
BSINews, Jakarta — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) dan Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI) secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) sebagai langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan talenta digital dan pendidikan berbasis teknologi di Indonesia. Penandatanganan ini berlangsung pada Selasa (21/1) di Gedung Rektorat UBSI, yang dilakukan oleh Rektor UBSI, Prof. Dr. Ir. Mochamad Wahyudi dan dan Plt. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia KOMDIGI, Dr. Eng. Hary Budiarto.
Keduanya sepakat untuk menjadikan kerja sama ini sebagai landasan dalam mencetak SDM unggul di bidang komunikasi, informasi, dan digital serta mendukung transformasi digital nasional dan industri 4.0. Dalam sambutannya, Prof. Wahyudi mengungkapkan pentingnya kolaborasi ini sebagai wujud dukungan UBSI terhadap transformasi digital Indonesia
Baca juga : Perkuat Transformasi Digital dan Talenta Digital Indonesia, UBSI dan KOMDIGI Resmi Berkolaborasi
“Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI berkomitmen untuk terus mendukung visi nasional dalam mencetak talenta digital yang siap bersaing secara global. Melalui MoU ini, kami akan memperluas akses pelatihan, pendidikan, dan sertifikasi berbasis teknologi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini,” ujarnya.
Dr. Hary Budiarto menambahkan bahwa kerja sama ini dirancang untuk menjawab tantangan era digital melalui penguatan pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi.
“Kami optimis bahwa kolaborasi dengan UBSI akan memberikan kontribusi signifikan dalam mengembangkan SDM digital berkualitas di Indonesia. Kementerian akan terus mendukung program-program berbasis teknologi yang berdampak luas bagi masyarakat,” tuturnya.
Bangun Ekosistem Talenta Digital di Indonesia UBSI dan KOMDIGI Sepakati MoU
Isi utama dari MoU ini meliputi beberapa poin strategis, antara lain pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi di bidang komunikasi, informasi, dan digital. KOMDIGI akan menyediakan kurikulum, modul, dan materi sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) untuk digunakan dalam proses pembelajaran di UBSI. Selain itu, KOMDIGI juga akan menyediakan tenaga pengajar, memfasilitasi sertifikasi, dan menyelenggarakan program pelatihan Digital Talent Scholarship (DTS) bagi mahasiswa UBSI.
Sebagai bagian dari implementasi kerja sama ini, UBSI bersama KOMDIGI juga menyepakati pengembangan program microcredential seperti Bisnis Digital, Inovasi, dan Kewirausahaan. Program ini dirancang untuk mencetak talenta yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan inovatif dalam menciptakan peluang usaha berbasis digital.
Baca juga : Transformasi Digital, KOMDIGI dan UBSI Spill Tantangan dan Peluang Ekonomi Indonesia Dalam Seminar Nasional
Kerja sama ini juga meliputi pertukaran data dan informasi yang dikelola secara aman dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan efektivitas pengukuran kinerja program, sekaligus mendukung pengembangan ekosistem pendidikan dan teknologi yang inklusif.
Dengan MoU ini, UBSI dan KOMDIGI berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjawab tantangan ekonomi digital Indonesia. Kolaborasi ini menjadi simbol sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah dalam mewujudkan SDM digital unggul, yang akan mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi di masa depan.