Rapat UPA UBSI Kampus Tegal: Dosen Ngobrol Serius Demi Mahasiswa yang Makin Canggih!

0 128

BSINews, Tegal – Di era yang serba digital ini, mahasiswa nggak cuma butuh teori doang. Mereka perlu ilmu yang aplikatif, yang bisa langsung dipakai di dunia kerja dan masyarakat. Nah, menyadari pentingnya hal ini, Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Tegal menggelar Rapat Unit Pengembang Akademik (UPA) pada Senin, 17 Februari 2025.

Baca juga: Rapat UPA Prodi Penyiaran Universitas BSI Persiapan Optimal Untuk Semester Ganjil 2024/2025

Rapat ini dilakukan secara daring via Zoom Meeting, dipimpin langsung oleh Sopian Aji selaku Kaprodi Sistem Informasi UBSI Kampus Tegal, dan dihadiri oleh 10 dosen UPA yang siap berbagi ide brilian demi kemajuan akademik.

Tema yang diangkat kali ini cukup ambisius, yakni “Integrasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ke Bahan Ajar Semester Genap 2024/2025”. Singkatnya, para dosen nggak cuma ngajarin teori di kelas, tapi juga memasukkan hasil penelitian dan pengabdian mereka ke dalam bahan ajar. Dengan begitu, mahasiswa bakal dapat wawasan yang lebih relevan dan siap menghadapi tantangan industri.

Dalam rapat ini, ada beberapa agenda penting yang dibahas. Salah satunya adalah peningkatan kualitas Rencana Pembelajaran Semester (RPS) agar semakin sesuai dengan perkembangan zaman. Selain itu, ditetapkan juga penanggung jawab (PJ) mata kuliah supaya kurikulum bisa berjalan lebih efektif. Tapi yang paling menarik adalah upaya untuk menyatukan riset akademik dan pengabdian masyarakat ke dalam materi perkuliahan. Dengan cara ini, mahasiswa nggak hanya memahami teori, tetapi juga melihat bagaimana ilmu tersebut diterapkan di dunia nyata.

Tak berhenti di situ, rapat ini juga menghasilkan keputusan penting lainnya, yaitu pembentukan kelompok penelitian. Targetnya? Meningkatkan publikasi ilmiah di jurnal internasional, meraih Hibah BIMA dan Hibah Internal BIPEMAS, serta mendorong pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk karya akademik para dosen. Dengan langkah ini, UBSI Kampus Tegal semakin memperkuat reputasinya sebagai kampus yang nggak cuma fokus pada pengajaran, tapi juga aktif dalam penelitian dan inovasi.

Suasana rapat berlangsung penuh antusiasme. Para dosen dengan semangat berdiskusi, melontarkan berbagai pertanyaan, dan memberikan masukan yang konstruktif. Sopian Aji selaku Kaprodi, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar formalitas akademik, tetapi bagian dari visi besar untuk menjembatani teori dan praktik dalam dunia pendidikan.

“Integrasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat ke dalam bahan ajar adalah langkah penting untuk menjembatani teori dan praktik. Dengan adanya sinergi ini, mahasiswa tidak hanya memahami konsep akademik tetapi juga mendapatkan wawasan yang lebih mendalam dari hasil riset dan implementasi di masyarakat,” ujar Sopian Aji.

Baca juga: Menjajaki Masa Depan: Rapat UPA 2024 Bahas Penguatan Kurikulum dan Evaluasi Perkuliahan

Dengan hasil rapat ini, harapannya mahasiswa UBSI Kampus Tegal bisa mendapatkan pengalaman belajar yang lebih inovatif, berbasis riset, dan tentu saja lebih nyambung dengan kebutuhan industri. Kalau kurikulum semakin relevan dan dosen makin aktif meneliti serta mengabdi ke masyarakat, maka lulusan UBSI Kampus Tegal bakal punya daya saing yang lebih kuat di dunia kerja.(ACH)

Leave A Reply

Your email address will not be published.