Meningkatkan Kualitas Pembelajaran: Persamaan Persepsi Mata Kuliah untuk Persiapan Profesional Melalui Project Based Learning
BSINews, Jakarta-Dalam upaya meningkatkan efektivitas pembelajaran serta standarisasi proses pengajaran, Program Studi Administrasi Perkantoran Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bina Sarana Informatika telah sukses menyelenggarakan kegiatan Persamaan Persepsi Mata Kuliah Bahasa Indonesia, Character Building, Pendidikan Kewarganegaraan, dan Pendidikan Pancasila pada hari Kamis, 13 Maret 2025. Kegiatan ini berlangsung secara daring melalui platform Zoom Meeting dari pukul 10.00 hingga 15.00 WIB.
Kegiatan ini diorganisir dengan tujuan untuk memperkuat keselarasan pengajaran antar mata kuliah yang saling terkait, serta untuk memfasilitasi peningkatan kualitas pengajaran yang lebih inovatif. Moderator pada acara ini adalah Yunita Janah, yang memandu diskusi dengan lancar. Sebagai narasumber utama, Idah Yuniasih memberikan pemaparan yang mendalam mengenai penyamaan persepsi dalam pokok bahasan, sistem penilaian, serta teknik penugasan berbasis Project Based Learning (PBL). PBL dipilih sebagai pendekatan utama dalam pembelajaran karena diyakini dapat meningkatkan keterlibatan mahasiswa secara aktif, serta membantu mereka mengembangkan keterampilan dalam menghadapi tantangan dunia nyata.
Menurut Idah Yuniasih Pernyataan dari Idah Yuniasih mengenai Project Based Learning (PBL) menunjukkan pendekatan yang sangat relevan dalam menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik dalam pendidikan. PBL tidak hanya berfokus pada penguasaan materi akademik, tetapi juga mengedepankan pengembangan keterampilan praktis yang sangat dibutuhkan di dunia profesional.
“Melalui Project Based Learning, kami ingin memberikan mahasiswa ruang untuk berkolaborasi dan berkreasi dalam proyek yang aplikatif. Ini akan mempersiapkan mereka tidak hanya untuk sukses dalam akademik, tetapi juga di dunia profesional,” jelas Idah.
Salah satu hal yang ditekankan dalam diskusi adalah pentingnya kejelasan dalam sistem penilaian proyek. Setiap dosen pengampu mata kuliah diwajibkan untuk memastikan bahwa mahasiswa memahami dengan baik ekspektasi yang ada dan dapat mempersiapkan diri mereka dengan baik dalam setiap penugasan yang diberikan. Tujuan utama dari langkah ini adalah agar mahasiswa memiliki pemahaman yang jelas tentang tujuan pembelajaran, serta metode evaluasi yang digunakan.
Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk memperkenalkan para pengajar pada praktik terbaik dalam pengelolaan kelas yang lebih inovatif dan kolaboratif, sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran dengan penilaian berbasis proyek. Dengan adanya persamaan persepsi, diharapkan ada konsistensi dalam implementasi metode pengajaran yang lebih baik di seluruh program studi.
“Harapan kami, dengan terlaksananya kegiatan ini, seluruh dosen pengampu dapat lebih optimal dalam menerapkan metode PBL dan menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi mahasiswa,” ujar Yunita Janah selaku moderator.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh pengajar yang terlibat dapat membawa dampak positif terhadap kualitas pengajaran serta menjadikan proses belajar mengajar lebih efisien, efektif, dan menyenangkan bagi mahasiswa. Ke depannya, kegiatan semacam ini akan menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di Universitas Bina Sarana Informatika. (RDX)