Lewat Seminar Keperawatan, UBSI Kenalkan Program Keperawatan dan Peluang Karier Global

0 204

BSINews, Jakarta – Suasana Aula UBSI Kampus Kramat 98 pada Senin, 28 April 2025 terasa berbeda dari biasanya. Dipenuhi antusiasme pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum, acara Seminar Keperawatan yang digelar oleh Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Salemba 45 sukses menyita perhatian publik.

Dengan mengangkat tema “Tren & Isu Kesehatan Remaja dan Peluang Kerja Perawat ke Jepang”, seminar ini menjadi pintu gerbang inspiratif menuju dunia keperawatan yang semakin terbuka lebar, tak hanya di dalam negeri, tetapi hingga ke mancanegara.

Dalam sambutannya, Rektor UBSI, Prof. Dr. Mochamad Wahyudi, mengangkat semangat perubahan besar yang tengah terjadi di tubuh UBSI. Banyak peserta sempat dibuat penasaran, bagaimana bisa kampus yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif ini, kini punya prodi keperawatan.

Baca juga: Seminar Keperawatan UBSI Sukses Sulut Semangat Baru Calon Perawat Go Internasional!

Seminar Keperawatan UBSI

Menjawab itu, Prof. Wahyudi dengan semangat menyatakan, “UBSI memang terkenal dengan informatika, tapi sebagai universitas, kami punya kewenangan membuka berbagai program studi lintas bidang. Dan kini, kami bangga memperkenalkan Fakultas Ilmu Kesehatan UBSI yang tengah bersiap melahirkan lulusan-lulusan unggul di bidang keperawatan.”

Transformasi ini bermula sejak tahun 2024, saat UBSI mengambil langkah strategis dengan penyatuan bersama Akper Bina Insan. Langkah ini tidak hanya memperkuat posisi Akper di tengah persaingan antar perguruan tinggi, tetapi juga menandai lahirnya fakultas baru di UBSI, Fakultas Ilmu Kesehatan, dengan rencana membuka empat program studi: D3 Keperawatan, S1 Keperawatan, Profesi Ners, dan S1 Psikologi.

Lebih lanjut, Prof. Wahyudi menegaskan bahwa mahasiswa D3 Akper Bina Insan nantinya akan dialihkan ke Prodi S1 Keperawatan UBSI begitu izin resmi keluar. Bahkan, bagi pendaftar baru, jalur pendidikan mereka akan langsung diarahkan menuju jenjang S1 Keperawatan, memberikan peluang karier yang lebih luas dan prospektif.

Baca juga: PHK Menjamur, Masuk Prodi Keperawatan UBSI, Aman dari PHK!

“Saat ini, tenaga perawat sangat dibutuhkan, bukan hanya di Indonesia, tapi juga secara global. Jepang, Timur Tengah, bahkan negara-negara Eropa terus membuka peluang bagi lulusan keperawatan yang terampil dan profesional,” ujar Prof. Wahyudi penuh optimisme.

Di akhir sambutannya, ia juga menyampaikan bahwa UBSI sedang bersiap untuk mengajukan akreditasi institusi peringkat unggul. Hal tersebut dilakukan sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh.

Leave A Reply

Your email address will not be published.