Prodi Manajemen Siap Sambut Semester Genap 2021-2022

0 476

Jakarta, BSINews–Prodi Manajemen Universitas BSI siap sambut perkuliahan semester genap 2021-2022. Persiapan menyambut semester genap 2021/2022 di lingkungan Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) tengah gencar dilakukan oleh masing-masing program studi (prodi).

Seperti yang dilakukan oleh prodi Manajemen yang sukses menggelar rapat Persamaan Persepsi mata kuliah Studi Kelayakan Bisnis, Selasa (08/03/2022) secara daring melalui Zoom Meeting.

Baca juga: Evaluasi Bahan Ajar, Program Studi Manajemen Selenggarakan Raker UPA

Prodi Manajemen

Ketua prodi (kaprodi) Manajemen, Nurvi Oktiani mengatakan bahwa prodi Manajemen Universitas BSI siap sambut perkuliahan semester genap tahun akademik 2021-2022 dengan mengelar berbagai kegiatan persiapan, salah satunya persamaan persepsi mata kuliah Studi Kelayakan Bisnis.

“Tujuan dari kegiatan ini yakni guna menyamakan misi dalam meningkatkan mutu lulusan. Sehingga persamaan persepsi mata kuliah itu penting untuk dilakukan,” ujarnya.

Kegiatan diisi dengan pemaparan materi bersama Alan Budi Kusuma, salah satu dosen di prodi Manajemen yang juga sebagai pengampu mata kuliah. Acara ini dihadiri oleh 13 orang dosen pengampu mata kuliah Studi Kelayakan Bisnis di prodi Manajemen.

Ia menerangkan maksud dari persamaan persepsi mata kuliah studi kelayakan bisnis ini yaitu untuk menyamakan persepsi  bahan ajar beserta perangkatnya pada mata kuliah tersebut.

“Dalam mata kuliah Studi Kelayakan Bisnis ini sangat baik sekali penerapannya untuk mahasiswa dan diharapkan mahasiswa bisa lebih memahami dan terjun langsung di dunia bisnis dan wirausaha, studi kelayakan bisnis juga sangat penting sebagai landasan bagi setiap orang dalam menjalankan usaha/bisnisnya,” jelasnya.

Sebab, katanya, didalam mata kuliah Studi Kelayakan Bisnis ini terdapat aspek-aspek yang harus dicermati dengan sebaik, salah satunya aspek financial, aspek manajemen, aspek teknologi, aspek sdm dan lain sebagainya.

“Diharapkan setiap Dosen pengampu mata kuliah Studi Kelayakan Bisnis mengerti mengenai bahan kajian pembahasan salah satunya pembuatan projek laporan studi kelayakan bisnis dari masing-masing produk, ritel, UMKM, dan pendistribusian yang mahasiswa pilih sebagai projek pembuatan laporan studi kelayakan bisnis dan nantinya diharapkan para dosen pengampu bisa mendampingi dan membimbing secara baik terhadap para mahasiswanya,” terangnya.

Baca juga: Dosen Prodi Manajemen Giat Lakukan Kegiatan PM

Alan juga menambahkan pentingnya memahami CPL secara spesifik yaitu sikap, pengetahuan, keterampilan umum, keterampilan khusus agar mahasiswa mendapatkan hasil pembelajaran yang sesuai dengan yang diajarkan di mata kuliah Studi Kelayakan Bisnis.

“Memahami pengenalan khususnya aspek-aspek dalam studi kelayakan bisnis ini sangat penting sekali dalam merencanakan usaha apa yang mau ditekuni sehingga dengan pemahaman aspek tersebut bisa meminimalisir resiko kerugian,” tutupnya. (UMF)

Leave A Reply

Your email address will not be published.