Dosen Universitas BSI Berikan Pelatihan Fotografi Konseptual Human Interest & Pembuatan Konten
Jakarta BSINews–Dalam rangka memberikan edukasi kepada masyarakat terkait penggunaan media sosial secara positif, Museum Kehutanan, Pusdatin KLHK meyelenggarakan webinar ” Pelatihan Fotografi Konseptual Human Interest & Pembuatan Konten Video Sejarah di Media Sosial” yang dilaksanakan pada tanggal 25 Maret 2023 yang bekerjasama dengan LPPM Universitas Bina Sarana Informatika dalam rangka melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi.
Baca Juga: Pelatihan Fotografi Untuk Meningkatkan Minat Pengunjung Museum
Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dikarenakan kondisi yang tidak memungkinkan Untuk melaksanakan secara luring dalam kondisi pandemic covid-19 pada saat ini. Walaupun demikian kegiatan webinar dirancang dan disusun agar dapat membangun semangat peserta untuk lebih mendalami dunia digitalisasi. Hal ini sesuai dengan tugas dan fungsi Museum Kehutanan untuk memberikan edukasi kepada kepada masyarakat terutama para generasi muda tentang Pelatihan Fotografi Konseptual Human Interest & Pembuatan Konten Video Sejarah di Media Sosial.
Semarak kegiatan webinar ini diharapkan dapat mewadahi minat dan aspirasi seluruh lapisan masyarakat yang dapat diikuti melalui aplikasi zoom bagi para peserta. Jumlah peserta yang hadir 140 peserta. Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 – 12.00 WIB dan dibuka secara resmi oleh Pimpinan Museum Kehutanan, Pusdatin KLHK Dr. Edi Sulistyo H, Susetyo.
“Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan oleh dosen-dosen Universitas BSI dalam rangka melaksanakan salah satu Tri Darma Perguruan Tinggi, dimana kami selaku praktisi Pendidikan ingin selalu berkontribusi dalam mengeduaksi masyarakat khususnya dalam melatih skill digitalisasi”, ujar Lukman ketua pelaksana PM Universitas BSI.
Sementara itu, Dr. Edi Sulistyo H, Susetyo mengatakan museum berfungsi sebagai sarana atau tempat pengkajian sejarah yang merupakan potret dari perjalanan bangsa ini. Museum harus dapat megedukasi masyarakat secara ilmu pengetahuan khususnya mengenai hutan dan kehutanan di Indonesia.
“Fungsi museum adalah sebagai sarana atau tempat pengkajian sejarah yang merupakan potret dari perjalanan bangsa ini. Museum harus dapat megedukasi masyarakat secara ilmu pengetahuan khususnya mengenai hutan dan kehutanan di Indonesia, dimana hal ini juga sejalan dengan visi dan misi dari museum kehutanan. Saat ini sosial media memiliki peran dan fungsi yang sangat penting terutama bagi sebuah instansi demi mencapai target yang signifikan,” tandasnya.(RDX)