Digitalisasi Masuk Desa, Mahasiswa Universitas BSI Hadirkan SIMPEMASA

0 169

BSINews, Kendal – Di era sekarang ini, semua sudah beralih dari tradisional ke bentuk digital. Hal ini juga harus masuk sampai ke desa-desa. Tiga mahasiswa Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) kampus Jatiwaringin sebagai Kampus Digital Kreatif, berkontribusi terhadap upaya digitalisasi di desa-desa.

Mereka bertiga berhasil membuat website SIMPEMASA (Sistem Informasi Pengaduan Masyarakat Desa) dan diberikan kepada Desa Karanganya, Kec. Plantungan, Kab. Kendal, Jawa Tengah. Penyerahan aplikasi tersebut juga sudah dilakukan oleh ketiganya dan diterima oleh Kepala Desa disaksikan perangkat desa yang lain serta masyarakat, pada Kamis (13/6) silam.

Baca juga: Bikin MTs Ittihaadul Umam Terpana, Mahasiswa Universitas BSI Hibahkan Aplikasi Sipandu-Imam

Anisa Febriyani, selaku Ketua Tim mengatakan, hadirnya SIMPEMASA ini menjadi bukti kepedulian mahasiswa Universitas BSI terhadap kesetaraan digitalisasi. Selain itu, dengan adanya website ini, proses penyampaian keluhan jadi lebih cepat, tranparan dan terstruktur.

“Aplikasi ini dirancang untuk memfasilitasi masyarakat Desa Karanganyar yang ingin menyampaikan pengaduan dan aspirasi mereka secara online. Jadinya masyarakat bisa dengan cepat dan mudah memberitahukan kepada perangkat desa, serta dari pihak desa lebih cepat juga mendapat laporan agar segera bisa ditangani,” kata Anisa, dalam keterangan tertulis, Selasa (9/7).

Sementara itu, Kepala Desa Karanganyar menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada mahasiswa Universitas BSI yang telah membuat website SIMPEMASA.

“Kami sangat mengapresiasi mahasiswa Universitas BSI yang telah memberikan sumbangsih nyata bagi desa kami. Dengan kehadiran SIMPEMASA, kami berharap dapat menangani pengaduan masyarakat dengan lebih efisien,” ujarnya.

Baca juga: AthenaIQ, Aplikasi AI Karya Mahasiswa Universitas BSI Kampus Tasikmalaya, Salah Satu Platform AI Asli Indonesia

Melalui website SIMPEMASA juga, Desa Karanganyar dapat memberikan layanan yang lebih baik kepada warganya, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa, dan memperkuat hubungan antara pemerintah desa dan masyarakat.

Leave A Reply

Your email address will not be published.