Universitas BSI Siap Gelar ‘Bincang Kampus Bersama Orang Tua’ untuk Sinergi Pendidikan

0 176

BSINews, Jakarta — Dalam rangka memperkuat sinergi pendidikan antara kampus dan orang tua, Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) kampus Jatiwaringin siap menggelar acara Bincang Kampus bersama Oranga Tua (BKOT). Bertempat di Aula Al-Firdaus, kegiatan ini akan diselenggarakan pada Sabtu, 14 September 2024 mendatang.

Rian Septian Anwar selaku kepala kampus Universitas BSI kampus Jatiwaringin mengatakan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai program pendidikan dan fasilitas kampus.

“Kami berharap melalui dialog ini, orang tua dapat lebih memahami perkembangan akademik putra-putri mereka, sekaligus mengetahui inovasi-inovasi yang telah dilakukan kampus,” jelas Rian.

Sinergi Pendidikan Dalam Bincang Kampus Bersama Orang Tua (BKOT)

Pada acara ini, orang tua akan berkesempatan berdialog langsung dengan dosen dan tenaga kependidikan untuk membahas perkembangan akademik dan fasilitas kampus. Salah satu topik utama yang akan diangkat adalah inovasi akademik dan digitalisasi kampus sesuai visi Universitas BSI yang mengusung konsep Kampus Digital Kreatif.

“Dalam era digital saat ini, kampus kami terus berupaya melakukan terobosan, mulai dari penggunaan teknologi dalam pembelajaran hingga pengembangan kreativitas mahasiswa. Sinergi antara kampus dan orang tua sangat penting dalam mencapai tujuan ini,” tambah Rian.

Baca juga : Universitas BSI Kampus Pontianak Siap Gelar BKOT, Bangun Sinergi Orang Tua dan Kampus untuk Talenta Digital

Dengan suasana aula yang modern dan fasilitas lengkap, Universitas BSI telah mempersiapkan acara ini dengan matang. Sesi khusus tentang inovasi akademik dan digitalisasi akan menjadi highlight acara, di mana para dosen akan memaparkan berbagai kemajuan yang telah dicapai.

Selain itu, pihak kampus juga akan menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendukung kesuksesan mahasiswa, sejalan dengan upaya kampus untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan kreativitas.

“Kami ingin memastikan orang tua terlibat aktif dalam proses pendidikan, karena dukungan mereka sangat berarti bagi perkembangan akademik mahasiswa,” tutup Rian. (LAG)

Leave A Reply

Your email address will not be published.