Evaluasi dan Persiapan Kegiatan Belajar Mengajar Universitas BSI 2024/2025

0 179

BSINews, Jakarta — Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) baru saja melaksanakan evaluasi kegiatan belajar mengajar (KBM) semester genap 2023/2024 dan persiapan untuk semester gasal 2024/2025. Acara yang berlangsung pada 20 September 2024 ini membahas beberapa hal penting, mulai dari penerapan kurikulum OBE (Outcome-Based Education) hingga persiapan untuk program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Rahmat Adi Purnama, Dekan Fakultas Teknologi Informasi, dalam sambutannya menekankan pentingnya penyesuaian Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dengan capaian pembelajaran lulusan (CPL). “Setiap dosen harus fokus pada pencapaian hasil belajar mahasiswa di setiap pertemuan, sesuai dengan prinsip OBE. Ini termasuk penerapan program MBKM yang menawarkan konversi 20 SKS bagi mahasiswa yang mengikuti magang atau studi independen,” jelas Rahmat.

Selain itu, Sriyadi, Kaprodi Sistem Informasi, menyampaikan informasi terkait keberhasilan program studi dalam memperoleh akreditasi Unggul. “Hasil ini harus kita pertahankan melalui Audit Mutu Internal (AMI) yang dilakukan setiap semester. Dengan akreditasi Unggul, kami berencana membuka program studi Sistem Informasi di kampus-kampus PSDKU,” ungkap Sriyadi.

Evaluasi dan Persiapan Kegiatan Belajar Mengajar Universitas BSI 2024/2025

Ia juga menyoroti visi program studi yang berorientasi pada pengembangan ilmu sistem informasi berbasis teknologi terkini dan mendukung ekonomi kreatif. “Setiap mata kuliah harus mengikuti standar mutu yang telah ditetapkan, mulai dari isi, proses, hingga penilaian,” tambahnya.

Noor Hasan, Kaprodi Sistem Informasi Universitas BSI kampus Yogyakarta, menjelaskan pentingnya peran dosen Penasehat Akademik (PA) dan Praktik Kerja Lapangan (PKL). “Setiap dosen PA wajib melakukan konseling empat kali dalam satu semester, dan laporan harus diserahkan tepat waktu,” tegas Noor. Ia juga menjelaskan bahwa mahasiswa semester lima (D3) dan tujuh (S1) harus mengikuti PKL, baik melalui program MBKM atau secara mandiri dengan pelaporan yang diunggah di web PKL.

Baca juga : Target Capai Program Studi Unggul, Universitas BSI Gelar Evaluasi Akademik

Sementara itu, Ina Marlina, Kaprodi Sistem Informasi Universitas BSI kampus Purwokerto, membahas pentingnya integrasi penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dalam pembelajaran. “Penelitian tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga mengembangkan keterampilan analitis dan problem solving mahasiswa. Sedangkan PKM memperkuat hubungan antara kampus dan masyarakat,” ujar Ina.

Deddy Supriadi, Kaprodi PSDKU Tasikmalaya, menambahkan bahwa Tugas Akhir mahasiswa harus dapat menjawab kebutuhan industri. “Perusahaan sering bertanya, aplikasi apa yang sudah dihasilkan mahasiswa? Inilah yang harus dijawab melalui tugas akhir,” jelas Deddy.

Evaluasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran di semester mendatang dan membantu mahasiswa lebih siap menghadapi tantangan di dunia kerja.

Leave A Reply

Your email address will not be published.