Alumni Universitas BSI Kampus Pontianak Kini Sukses di KJRI Kuching: Rahmat Sahbani Buktikan Kualitas Pendidikan

0 216

BSINews, Kuching — Rahmat Sahbani, lulusan program studi Komputerisasi Akuntansi atau yang sekarang berubah menjadi Sistem Informasi Akuntansi dari Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) kampus Pontianak tahun 2014, kini bersinar terang sebagai staf penting di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching, Malaysia. Dengan peran vitalnya dalam bagian Fungsi Imigrasi, Rahmat memastikan ribuan WNI (Warga Negara Indonesia) di wilayah Sarawak mendapatkan layanan keimigrasian terbaik, cepat, dan efisien.

Bayangkan saja, Rahmat memegang kendali dalam penerbitan paspor, visa, hingga berbagai dokumen penting keimigrasian untuk ribuan warga negara Indonesia. Bukan hanya itu, Rahmat juga turun tangan membantu tenaga kerja Indonesia yang tengah menghadapi masalah hukum dan imigrasi. Dedikasinya dalam melayani sesama membuatnya menjadi sosok yang sangat dibutuhkan di KJRI Kuching.

Baca juga : Meniti Karier dari Nol, Taryoko: Kisah Sukses Alumni Universitas BSI yang Menginspirasi

Rahmat mengatakan bahwa pelayanan keimigrasian yang cepat dan tepat sangat penting bagi WNI di luar negeri. Ia menegaskan betapa pentingnya layanan ini bagi ribuan WNI yang bergantung padanya setiap hari.

“Layanan ini menjadi penopang utama bagi mereka yang berada jauh dari tanah air, terutama dalam memastikan kepatuhan hukum serta kelancaran aktivitas mereka di negara asing,” ucap Rahmat.

Ia juga mengungkapkan kebanggaannya bisa bekerja di KJRI dan terlibat langsung dalam memberikan kontribusi nyata bagi WNI di Malaysia. Ia merasa bahwa perannya di KJRI memberi kesempatan untuk membantu mempermudah segala proses keimigrasian yang mungkin sulit bagi WNI, sehingga mereka dapat merasa lebih aman dan nyaman tinggal serta bekerja di luar negeri.

Rahmat Sahbani Buktikan Kualitas Pendidikan

Kesuksesan Rahmat tidak datang begitu saja. Ia dengan jujur mengakui bahwa fondasi kuat yang dibangun selama menempuh pendidikan di Universitas BSI Pontianak menjadi modal besar dalam kariernya saat ini. Ilmu komputerisasi akuntansi yang ia pelajari mempersenjatai Rahmat dengan keterampilan dalam pengolahan data dan administrasi, yang menjadi kunci kesuksesannya di KJRI.

“Universitas BSI kampus Pontianak memberikan saya keterampilan teknis dan logika berpikir yang sangat membantu dalam menjalankan tugas sehari-hari. Berkat itu, saya bisa memastikan layanan keimigrasian berjalan lancar dan sesuai prosedur,” tambahnya dengan penuh rasa syukur.

Baca juga : Menggapai Mimpi di Tengah Keterbatasan, Perjalanan Pahit Hamdani dari Putus Sekolah hingga Sukses

Tidak hanya ilmu akademis, Rahmat mengakui bahwa Universitas BSI kampus Pontianak memberikan pengalaman non-akademis yang sangat berharga. Lewat berbagai kegiatan organisasi, ia ditempa untuk menjadi pribadi yang lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja.

“Saya merasa beruntung mendapatkan kesempatan untuk berkembang lebih dari sekadar akademis. Universitas BSI kampus Pontianak membekali saya dengan pengalaman dan jaringan yang membuat saya lebih percaya diri dalam karier,” ungkapnya.

Rahmat Sahbani adalah bukti nyata bahwa Universitas BSI kampus Pontianak bukan sekadar tempat menimba ilmu, tetapi juga melahirkan generasi berkualitas yang siap bersaing dan berprestasi di kancah internasional! (LAG)

Leave A Reply

Your email address will not be published.