Dosen Universitas BSI Ajari Pengurus RPTRA Pinang Pola Buat Berita Kegiatan Dengan Teknologi AI

0 130

Jakarta, BSINews—Dosen Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) memberikan pelatihan pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk membuat berita kegiatan pada pengurus RPTRA (Ruang Publik Terbuka Ramah Anak) Pinang Pola, Pondok Labu Jakarta Selatan. Pelatihan ini sukses terlaksana pada Sabtu 28 September 2024 di RPTRA Pinang Pola, Jl Pinang II, RT4/ RW8, Kelurahan Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan.

Kelompok dosen Universitas BSI yang melakukan kegiatan ini terdiri dari Mahmud Safudin sebagai ketua pelaksana kegiatan, Umi Faddillah sebagai tutor pelatihan, Achmad Sumbaryadi dan Ahmad Setiadi anggota tim tutor serta dibantu oleh mahasiswa aktif Universitas BSI.

Baca juga: Dosen Universitas BSI Gelar Pelatihan Kosa Kata Bahasa Inggris untuk Ibu PKK di RPTRA Pinang Pola

Dosen Universitas BSI Beri Pelatihan

Ketua pelaksana kegiatan, Mahmud Safudin mengatakan bahwa event pelatihan seperti ini rutin dilaksanakan oleh kelompok dosen Universitas BSI, sebagai bentuk tri dharma perguruan tinggi dalam bentuk pengabdian masyarakat.

“Dosen kampus digital kreatif Universitas BSI rutin melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan pelatihan ataupun workshop pada mitra yang sudah bekerjasama dalam hal meningkatkan keterampilan dasar anggota dan pengurus organisasi,” terang Mahmud dalam rilis yang diterima, Rabu (2/10).

Sementara itu, Umi Faddillah sebagai tutor mengajari peserta cara menulis ajaib dengan memanfaatkan teknologi AI. Ia menjelaskan bahwa pemanfaatan AI sudah menjadi tren dalam mendukung dan memudahkah aktivitas manusia, termasuk dalam aktivitas jurnalisme.

“AI telah diintegrasikan ke dalam jurnalisme untuk menyederhanakan tugas-tugas yang dapat diotomatisasi, termasuk pembuatan konten, analisis data, dan bahkan pengecekan fakta. Organisasi berita semakin banyak menggunakan alat yang didukung AI untuk menyusun artikel, mengumpulkan data, dan memberikan rekomendasi konten yang dipersonalisasi kepada pembaca,” jelas Umi.

Menurut Umi, sinergi antara AI dan jurnalis manusia dapat menghasilkan pemberitaan yang lebih efisien dan berbasis data.

Baca juga: Dosen Universitas BSI Gelar Pelatihan dan Hibah SIDETOM untuk Petani Tomat di Desa Rasau Jaya Satu

“AI dapat mengotomatiskan tugas yang berulang, sehingga memberi kebebasan bagi jurnalis untuk fokus pada investigasi dan penyampaian cerita yang lebih mendalam. Jurnalis manusia dapat memanfaatkan AI untuk menyederhanakan pekerjaan mereka dan memanfaatkan kemampuan pengolahan datanya,” paparnya.

Sementara itu, Fitriyah salah satu peserta pelatihan menyampaikan dengan ikut pelatihan ini bertambah wawasan tentang literasi terutama dalam hal menulis berita.

“Senang bisa ikut pelatihan ini, jadi semakin bertambah wawasan dan bisa mudah menulis berita atau menginfokan berbagai kegiatan yang terjadi di organisasi lewat konten maupun sosial media,” ungkapnya. (UMF)

Leave A Reply

Your email address will not be published.