Dari Yatim Piatu Jadi Desainer! Anak-Anak Yayasan IRMA Mampang Dapat Ilmu Sakti Canva dari Universitas BSI!
BSINews, Jakarta – Sabtu, 5 Oktober 2024, jadi hari penuh inspirasi buat anak-anak di Yayasan Yatim Piatu dan Sosial IRMA Mampang Prapatan. Dalam kolaborasi keren dengan Universitas BSI (Bina Sarana Informatika), mereka nggak cuma belajar teori, tapi juga langsung praktek desain grafis dan video editing pakai aplikasi Canva. Siap-siap, deh, mereka bakal jadi desainer-desainer muda yang siap menaklukkan dunia digital!
Acara dimulai dengan sambutan hangat dari KH. Anas Kurdi, yang menekankan betapa pentingnya teknologi dan keterampilan desain buat masa depan. “Anak-anak kita harus percaya diri, siap menghadapi dunia kerja yang makin digital,” tegasnya. Dan Universitas BSI datang bak superhero, siap membekali mereka dengan ilmu yang dibutuhkan!
Dibimbing langsung oleh Herlambang Brawijaya dan Andika Hasta Bayu, yang ahli banget di bidang desain grafis, anak-anak yayasan ini disulap jadi desainer muda dalam hitungan jam. Mulai dari bikin poster keren, undangan kece, sampai video pendek ala-ala influencer, semuanya bisa dengan bantuan Canva.
Tapi tunggu dulu, pelatihan ini nggak cuma soal desain-desain biasa. Para peserta juga diajak mengenal kecanggihan Artificial Intelligence (AI) yang bisa bikin desain jadi lebih cepat dan lebih kreatif. Kebayang kan, bikin desain profesional tapi effort-nya minimal? Itu berkat bantuan si AI!
Dalam suasana yang super interaktif, para peserta nggak cuma duduk diam. Mereka diajak langsung membuat desain grafis dan video di laptop yang disediakan. Seru banget, apalagi ketika di akhir sesi, mereka diminta memamerkan hasil karya mereka! Momen ini jadi ajang apresiasi sekaligus masukan supaya ke depannya mereka bisa makin jago.
Dahlia, sebagai ketua kelompok Pengabdian Masyarakat, dengan senyum bangga menyampaikan rasa terima kasih ke Yayasan IRMA. “Kami dari Universitas BSI selalu siap mendukung program-program semacam ini. Anak-anak ini punya potensi besar, dan kami ingin mereka tahu kalau mereka bisa meraih masa depan yang cerah dengan keterampilan yang tepat,” ujarnya.
Pelatihan ini bukan sekadar ajang belajar teknis, tapi juga membuka wawasan anak-anak yatim piatu tentang bagaimana teknologi, khususnya AI, bisa mengubah hidup mereka. Kolaborasi antara Yayasan IRMA dan Universitas BSI ini diharapkan terus berlanjut, karena langkah kecil ini adalah pijakan menuju masa depan mereka yang lebih baik.(ACH)