BSINews, Pontianak – Wisuda ke-16 Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) Kampus Pontianak punya momen unik yang bikin kepala geleng-geleng kagum. Bukan sekadar seremoni seremonial, tapi penuh dengan filosofi yang bikin mikir (dan senyum-senyum kecil).
Dr. Drs. Muhammad Akbar selaku Kepala LLDIKTI Wilayah XI Kalimantan, hadir dengan sambutan yang bikin para wisudawan mengangguk khusyuk sambil mengulas senyum lega.
Baca juga: Selamat Wisuda! Yayasan BSI Doakan Wisudawan Dapat Kerja dan Jodoh Secepatnya
“Selamat kepada seluruh civitas akademika dan wisudawan/wati yang diwisuda hari ini,” ucapnya, membuka dengan semangat.
Namun, yang bikin acara makin pecah adalah saat ia mengingatkan satu hal penting, yaitu prestasi mahasiswa Universitas BSI yang katanya sudah bikin Kalimantan tersenyum bangga.
Yes, mereka nggak cuma sekadar kuliah dan pulang, tapi mencetak prestasi yang pantas diacungi jempol (bahkan dua kalau perlu).
Yang lebih nyentuh lagi, Akbar dengan bijak mengingatkan bahwa semua keberhasilan para wisudawan ini nggak lepas dari ‘sihir’ paling mujarab, yakni doa orang tua.
“Percaya atau tidak, doa ibu itu ibarat WiFi—tanpa terlihat tapi koneksinya kuat!” Mungkin itu yang ada di kepala para hadirin.
Tapi, yang paling mencuri perhatian adalah penjelasan Akbar soal filosofi pemindahan tali toga. “Awalnya di sebelah kiri karena saat kuliah otak kiri yang dominan—hafalan, bahasa, materi. Begitu dipindah ke kanan, itu tandanya kalian siap menggunakan otak kanan: kreativitas, imajinasi, inovasi,” jelasnya sambil memberi tatapan penuh arti.(ACH)