Implementasi AI dalam Pendidikan, UBSI Kampus Cengkareng Akan Adakan Workshop di SMK Yadika 3 Jakarta

0 110

BSINews, Jakarta — Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah membuka peluang besar untuk inovasi dalam dunia pendidikan. AI tidak hanya mempermudah proses belajar mengajar, tetapi juga memungkinkan pembuatan konten pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif.

Menanggapi potensi besar tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Cengkareng akan mengadakan Workshop Digital Kreatif bertemakan “Implementasi Tools AI Untuk Pembelajaran Membuat Konten dan Presentasi Dengan Mudah”. Workshop ini akan diadakan pada hari Senin, 9 Desember 2024, di SMK Yadika 3 Jakarta.

UBSI Kampus Cengkareng Implementasi AI dalam Pendidikan

Sebagai narasumber utama, workshop ini akan menghadirkan Mugi Raharjo, seorang dosen, content creator, dan AI specialist. Mugi Raharjo akan berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait penerapan AI dalam pembelajaran. Ia akan memberikan tips dan trik tentang bagaimana AI dapat membantu meningkatkan keterampilan digital siswa dan guru, serta mempermudah proses pembuatan materi ajar dan presentasi.

Hardiyan, Kepala Kampus UBSI Cengkareng, menjelaskan bahwa acara ini merupakan bagian dari upaya UBSI Kampus Cengkareng untuk mendukung pengembangan keterampilan digital bagi siswa dan guru, khususnya di tingkat SMA/SMK/MA.

“Workshop ini bertujuan untuk menciptakan pendidikan yang lebih kreatif dan inovatif, sekaligus mempersiapkan para siswa dan guru menghadapi tantangan digital di masa depan,” ujar Hardiyan dalam rilis yang diterima, Rabu (4/12/2024).

Baca juga : Bangun Generasi Atlet Unggul, UBSI dan KONI Kota Bogor Teken MoU Pendidikan

Dengan diselenggarakannya workshop ini, UBSI kampus Cengkareng dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan keterampilan digital di kalangan siswa dan guru. Melalui penerapan teknologi AI dalam proses belajar mengajar, diharapkan dunia pendidikan dapat semakin berkembang dan siap menghadapi tantangan era digital.

“Semoga acara ini tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan kreativitas, tetapi juga membuka lebih banyak peluang bagi para pendidik dan pelajar untuk memanfaatkan teknologi dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan efektif,” tutup Hardiyan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.