Dosen Universitas BSI Berikan Edukasi Inovasi Kemasan dan Pendaftaran Merek Dagang UMKM di Desa Susukan, Ngahiji, Bogor

0 97

BSINews, Jakarta-Dalam rangka pengembangan potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Susukan, Ngahiji, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, telah diselenggarakan program Pengabdian kepada Masyarakat dengan tema “Edukasi Keunggulan Inovasi Kemasan dan Pendaftaran Merek Dagang UMKM”. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 19 Oktober 2024, bertempat di Kantor Desa Susukan, dan dihadiri oleh 23 peserta yang terdiri dari pelaku UMKM setempat serta terdiri dari Ketua PKM Alan Budi Kusuma, R. Deasy Mandasari, Anggota, Iwan Supriyanto Anggota dan Tutor, Elina Adi Wijayanti anggota, kemudian mahasiswa Cantika Nur Mutiara dan Anisa Putri.

Baca Juga: Dosen Universitas BSI Latih Pengurus dan Staff Pengajar HIMPAUDI dalam Pelatihan Penggunaan Microsoft Excel 2016 Pada Paud Edelweiss Rawasari Jakarta Pusat

Program edukasi ini bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam kepada pelaku usaha lokal terkait pentingnya inovasi dalam kemasan produk dan perlindungan merek dagang melalui pendaftaran yang sah. Dengan inovasi kemasan yang menarik, diharapkan produk UMKM Desa Susukan mampu bersaing di pasar yang lebih luas, serta dengan pendaftaran merek, hak kekayaan intelektual dari para pengusaha lokal dapat terlindungi secara hukum.

Acara ini juga diisi dengan berbagai materi praktis, mulai dari desain kemasan yang efektif untuk menarik minat konsumen hingga proses pendaftaran merek dagang yang dapat dilakukan secara online melalui sistem yang telah disediakan oleh pemerintah. Edukasi ini diharapkan dapat menjadi titik awal bagi UMKM di Desa Susukan untuk meningkatkan nilai jual produk serta memajukan perekonomian desa.

Sebagai tutor dalam acara ini, Iwan Supriyanto, seorang Dosen dan Tutor pada Pengabdian Masyarakat, menjelaskan bahwa kemasan bukan sekadar wadah produk, melainkan elemen penting dalam pemasaran yang bisa menciptakan nilai tambah.

“Inovasi kemasan dapat meningkatkan daya tarik produk di mata konsumen, serta membedakan produk dari kompetitor. Kemasan yang baik tidak hanya estetis, tetapi juga fungsional dan ramah lingkungan,” ujar Iwan.

Ia juga menekankan pentingnya pendaftaran merek dagang untuk melindungi aset berharga para pelaku UMKM.

“Merek adalah identitas dari usaha kita. Dengan mendaftarkan merek, kita melindungi usaha kita dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab serta meningkatkan kredibilitas di mata konsumen,” tambahnya.

Selama acara, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif bertanya mengenai prosedur pendaftaran merek dan berbagi pengalaman dalam memasarkan produk mereka. Salah satu peserta, Siti Aminah, mengatkan pelatihan ini sangat penting terutama dalam mengetahui terkait kemasan perlindungan merek.

“Kami sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. Sekarang kami memahami pentingnya inovasi kemasan dan perlindungan merek dagang untuk kelangsungan usaha kami,” tutupnya.

Baca Juga: Dosen Universitas BSI Gelar Pelatihan Improving Reading Skill for Teenagers by Using Descriptive Text untuk Remaja DKM Jami’ Al Muttaqin Jakarta Pusat

Program ini merupakan bagian dari komitmen bersama antara pihak pemerintah desa dan para pendamping UMKM untuk terus mendorong keberlanjutan usaha kecil melalui edukasi dan dukungan yang berkelanjutan. Dan kegiatan ditutup dengan foto bersama.(RDX)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.