Prodi Teknik Industri UBSI Sukses Gelar Seminar Tentang Optimisasi Manajemen Risiko dengan FMEA

0 96

BSINews, Jakarta – Program Studi Teknik Industri Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sukses menyelenggarakan seminar bertajuk “Optimisasi Manajemen Risiko dengan Proses FMEA (Failure Mode and Effects Analysis) dalam Meningkatkan Kualitas, Keandalan, dan Keamanan Operasional”. Seminar ini berlangsung di Aula Kampus UBSI Kramat 98 pada Selasa (10/12) dan bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam tentang pentingnya metode FMEA dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan memitigasi risiko di dunia industri.

Acara dibuka secara resmi oleh Miwan Kurniawan Hidayat, selaku Ketua Program Studi Teknik Industri. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya penerapan metode FMEA sebagai solusi untuk meningkatkan kualitas dan keamanan proses di industri modern.

Baca juga: Universitas BSI Gelar Sosialisasi Skema Uji Kompetensi untuk Mahasiswa Teknik Industri

“Seminar ini tidak hanya menjadi ajang pembelajaran, tetapi juga langkah nyata dalam mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan dunia industri yang terus berkembang. Kami berharap ilmu yang didapatkan hari ini bisa menjadi bekal berharga untuk berkontribusi dalam berbagai sektor industri di masa depan,” katanya.

Seminar ini menghadirkan narasumber utama, Karyadi, selaku Chief Operating Officer PT Evolusi Teknologi Solusi, yang berbagi wawasan praktis terkait penerapan metode FMEA dalam dunia kerja.

“Metode FMEA bukan hanya sekadar analisis risiko, tetapi juga dasar untuk menciptakan proses industri yang lebih andal dan efisien,” ungkap Karyadi dalam pemaparannya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan pengetahuan teoretis ke dalam praktik nyata, mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan, serta meningkatkan kualitas dan keamanan operasional di lingkungan industri. Seminar ini juga membuka peluang untuk memperluas jejaring profesional antara akademisi, praktisi, dan mahasiswa.

“Prodi Teknik Industri UBSI terus berkomitmen menyediakan kegiatan bermanfaat bagi mahasiswa, guna mempersiapkan mereka menghadapi tantangan industri. Seminar, workshop, dan pelatihan praktis seperti ini memberi mahasiswa pengetahuan dan keterampilan terbaru di bidang manajemen risiko, khususnya dalam penerapan metode FMEA,” jelas Miwan.

Baca juga: Prodi Teknik Industri Sosialisasikan Proses Pembelajaran kepada Dosen Universitas BSI

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Teknik Industri UBSI diharapkan mampu berinovasi dan berkontribusi menciptakan proses industri yang lebih andal, aman, dan efisien, sesuai dengan kebutuhan industri modern.

Leave A Reply

Your email address will not be published.