Jadi Ahli Pajak, Bukan Cuma Hitung-Hitungan: UBSI Persiapkan Mahasiswa Manajemen Pajak Buat Taklukkan Ujian Sertifikasi Kompetensi!

0 137

Jakarta, BSINews – Pajak itu urusan serius. Tapi siapa bilang belajar pajak harus bikin kening berkerut? Di Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi ujian sertifikasi teknisi pajak justru penuh semangat dan strategi cerdas.

Program Studi Manajemen Pajak UBSI, bekerja sama dengan LSP UBSI, menggelar sosialisasi pembekalan Uji Sertifikasi Kompetensi Teknisi Pajak Penghasilan Orang Pribadi (PPh OP) dan Teknisi Perpajakan PPh Badan untuk sektor usaha jasa dan perdagangan. Dilaksanakan secara daring, acara ini dipandu oleh Viki Sulistia selaku dosen UBSI dan dihadiri mahasiswa semester 5 pada Rabu, 8 Januari 2025.

Baca juga: Virga Rahayu, Wisudawan Terbaik Prodi Manajemen Pajak Universitas BSI: Kisah Ketekunan, Doa, dan Dedikasi

Menurut Eka Dyah Setyaningsih, Kaprodi Manajemen Pajak UBSI, sertifikasi bukan sekadar gelar tambahan di belakang nama. Ini adalah tiket masuk ke dunia kerja dengan posisi kompetitif. Eka berharap pembekalan ini bisa jadi bekal jitu buat mahasiswa agar lulus ujian dengan kepala tegak dan angka memuaskan. Pasalnya, dunia kerja enggak cuma butuh teori, tapi juga kompetensi yang diakui secara nasional.

Dalam sesi pembekalan ini, peserta diajak memahami tiga hal krusial:

1. Materi Ujian Sertifikasi PPh OP dan PPh Badan

Kalau selama ini mikir pajak cuma soal tarif, salah besar! Mahasiswa harus siap nyelam lebih dalam, dari perhitungan pajak sampai strategi pengelolaan.

2. Praktik Terbaik di Dunia Pajak

Kompetensi teknis plus trik-trik jitu yang bikin perusahaan besar pun tepuk tangan.

3. Persiapan Optimal. Sertifikasi itu ibarat perang

Strategi harus matang, mulai dari pengisian dokumen sampai siap menjawab pertanyaan langsung dari asesor.

Hartanti, asesor LSP UBSI yang hadir sebagai narasumber, membeberkan langkah-langkah teknis dalam proses sertifikasi. Dari praktek dan observasi langsung hingga tes tertulis, semua dikemas dalam asesmen objektif yang merujuk pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Hartanti juga memaparkan keunggulan sistem LSP UBSI yang mempermudah proses sertifikasi, mulai dari pra-asesmen hingga sesi wawancara.

Baca juga: UBSI Siapkan Mahasiswa Manajemen Pajak dengan Workshop PPh Badan untuk Karier di Dunia Perpajakan

“Dengan sosialisasi ini, mahasiswa UBSI tidak cuma ngerti soal pajak, tapi juga tahu cara memenangkan persaingan di dunia kerja. Sertifikasi kompetensi bukan lagi mimpi buruk, tapi jembatan menuju karier cemerlang,” kata Hartanti.(ACH)

Leave A Reply

Your email address will not be published.