FTI UBSI Antusias Kembangkan Pengetahuan Deep Learning dalam Pelatihan Klasifikasi dan Deteksi Objek

0 160

BSINews, Jakarta-Fakultas Teknik dan Informatika (FTI) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sukses menyelenggarakan Pelatihan Pemanfaatan Deep Learning untuk Klasifikasi dan Deteksi Objek, sebuah pelatihan inovatif yang menjadi bagian dari rangkaian pengembangan kompetensi dosen tahun 2025. Pelatihan ini diadakan secara hybrid—offline di Smart Classroom UBSI Kramat 98 dan online melalui Zoom Meeting—pada pukul 09.00 hingga 15.00 WIB pada Kamis, 13 Februari 2025.

Baca Juga: Pentingnya Adaptasi Teknologi AI dalam Pembelajaran Digital, Dosen UBSI Berikan Pelatihan Kepada Fasilitator

Pelatihan ini menghadirkan narasumber berpengalaman, Dr. Toto Haryanto Assistant Professor dari IPB University, yang dikenal ahli dalam bidang Computational Intelligence dan Deep Learning. Dalam sesi ini, peserta tidak hanya mendapat wawasan teoretis mengenai arsitektur Convolutional Neural Network (CNN), tetapi juga melakukan praktik langsung membangun model Deep Learning untuk klasifikasi dan deteksi objek menggunakan Google Colab.

Dalam sambutannya, Hendra Supendar Ketua Program Studi Teknologi Informasi FTI UBSI, menekankan pentingnya integrasi teknologi cerdas di dunia akademik.

Deep Learning kini menjadi bagian tak terpisahkan dalam berbagai bidang, mulai dari analisis data hingga otomasi berbasis kecerdasan buatan. Melalui pelatihan ini, kami berharap para dosen dapat memperkuat kemampuan mereka dalam mengadopsi teknologi cerdas guna mendukung penelitian dan pembelajaran yang lebih inovatif,” ujarnya.

Para dosen peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama pelatihan. Selain memahami konsep dasar, mereka juga diajak langsung mengimplementasikan teknik Deep Learning untuk menciptakan model klasifikasi dan deteksi objek yang aplikatif.

Dr. Toto Haryanto menjelaskan bahwa penguasaan teknologi Deep Learning menjadi kunci penting bagi akademisi yang ingin menghasilkan riset inovatif berbasis data.

Deep Learning bukan sekadar teknologi, melainkan alat untuk menyelesaikan tantangan nyata dengan pendekatan berbasis data. Dengan arsitektur yang tepat, kita dapat menciptakan solusi yang lebih efisien dan berdampak luas,” ungkapnya.

Pelatihan ini merupakan bagian dari program besar bertema “Membangun Kampus Digital Kreatif melalui Pemanfaatan Teknologi Cerdas dan Data-Driven Decision Making”. Fakultas Teknik dan Informatika UBSI berkomitmen untuk terus menghadirkan pelatihan-pelatihan yang relevan, membantu para dosen tetap selangkah lebih maju dalam mengikuti perkembangan teknologi.

Baca Juga: Pelatihan Google Form Permudah Santri Rumah Tahfidzh Dalam Pembelajaran

Dengan suksesnya pelatihan ini, FTI UBSI berharap para dosen mampu mengimplementasikan teknologi cerdas, baik dalam penelitian maupun proses pengajaran, sehingga menciptakan ekosistem akademik yang inovatif dan adaptif terhadap perubahan zaman.(RDX)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.