Kartini Zaman Now, Mahasiswi UBSI Suarakan Perubahan Lewat Konten dan Batik Karya Anak Bangsa

0 137

BSINews, Jakarta — Ada yang berbeda di Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Kalimalang saat peringatan Hari Kartini, 21 April 2025. Suasana kampus dipenuhi warna-warni batik yang dikenakan para mahasiswi Ilmu Komunikasi, lengkap dengan semangat kreatif menyuarakan perubahan lewat konten digital yang inspiratif.

Bukan sekadar mengenang sosok Kartini lewat upacara atau seremonial biasa, para mahasiswi ini memilih merayakannya dengan cara kekinian dengan membuat konten-konten foto dan video pendek yang menyoroti emansipasi perempuan serta pentingnya menjaga budaya lokal di tengah era digital.

Amalia, mahasiswi semester empat program studi Ilmu Komunikasi mengungkapkan bahwa Batik itu bukan cuman kain, melainkan cerminan identitas dan semangat perjuangan wanita Indonesia.

Kartini Zaman Now Suarakan Perubahan Lewat Konten dan Batik Karya Anak Bangsa

“Kami ingin menghidupkan nilai itu lewat media yang lebih dekat dengan generasi sekarang. Kegiatan ini menjadi ajang pembuktian bahwa perempuan muda bisa tampil aktif dan berdampak di ruang digital,” ungkap Amalia.

“Kami belajar menyusun narasi, membuat visual, dan menyampaikan pesan yang kuat lewat media sosial. Hari Kartini jadi momen yang pas untuk menunjukkan itu semua,” tambahnya.

Kegiatan ini didukung penuh oleh pihak kampus sebagai bentuk dorongan terhadap kreativitas dan kepedulian sosial mahasiswa. Menurut Kepala Kampus UBSI kampus Kalimalang, Mareanus Lase, kampus terus mendorong mahasiswa untuk peka terhadap isu sosial dan budaya, serta mampu mengomunikasikannya lewat cara yang relevan.

Baca juga : UBSI Kampus Kalimalang Gaspol Berbagi! Dari Edukasi sampai Santunan, Ramadan Jadi Makin Berkah

“Melalui pendekatan praktis, mahasiswa belajar memahami isu yang ada di masyarakat dan menyampaikan pesannya dengan media yang mereka kuasai. Ini juga menjadi bagian dari pembelajaran berbasis proyek yang kami terapkan,” ujarnya.

Kartini zaman now tak hanya bicara soal kesetaraan, tapi juga soal suara dan aksi nyata di dunia digital. Mahasiswi UBSI kampus Kalimalang membuktikan bahwa mereka bisa menjadi bagian dari perubahan dengan batik di tubuh dan pesan positif di genggaman.

Leave A Reply

Your email address will not be published.