Akper Bina Insan Kini Jadi Bagian UBSI, Siap Hadirkan Fakultas Ilmu Kesehatan Unggulan

0 260

BSINews, Jakarta Kabar baik kini datang dari civitas akademika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI). Pasalnya, Akademi Keperawatan (Akper) Bina Insan sebentar lagi akan menjadi bagian dari UBSI. Penyatuan ini bukan sekadar administratif, tetapi merupakan langkah strategis demi memperkuat pendidikan di bidang kesehatan di Indonesia.

Proses penyatuan antara kedua institusi ini telah sah secara hukum, ditandai dengan penandatanganan Akta Notaris Nomor 1 oleh Notaris Shinta Dewi, SH pada 8 November 2024. Penandatanganan dilakukan oleh perwakilan dari dua yayasan, yaitu Yayasan Bina Sarana Informatika (penyelenggara UBSI) dan Yayasan Pendidikan dan Latihan Bina Insan (penyelenggara Akper Bina Insan).

Baca juga: Fakultas Ilmu Kesehatan Segera Hadir! UBSI Siap Ikut Kontribusi di Bidang Pendidikan Kesehatan

Acara penting ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dari kedua lembaga, termasuk Efriadi Salim (Ketua Yayasan BSI), Prof. Dr. Ir. Mochamad Wahyudi (Rektor UBSI), Dr. Dedeh Rosidah (Pembina Yayasan Pendidikan dan Latihan Bina Insan), serta Silvana Evi Linda (Direktur Akper Bina Insan).

Penyatuan Akper Bina Insan dengan UBSI

Staff Humas Program Studi Keperawatan UBSI, Firdaus Djasad, menyatakan bahwa penggabungan ini merupakan bentuk implementasi dari kebijakan pemerintah yang tertuang dalam Permendikbud No. 7 Tahun 2020 dan SK Dirjen Diktiristek No. 63/E/KPT/2020, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi nasional.

“Kami yakin bahwa integrasi ini akan membawa efisiensi dalam tata kelola, memperkuat daya saing, serta membuka jalan menuju level internasional,” ujar Firdaus optimistis.

Sebagai bagian dari transformasi besar ini, Akper Bina Insan kini bergabung dalam Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UBSI, yang tengah menunggu persetujuan resmi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Dalam waktu dekat, FIK UBSI akan meluncurkan tiga program studi unggulan: Sarjana Keperawatan (S1), Profesi Ners, dan Psikologi (S1). Kini, pendaftaran mahasiswa baru untuk tahun akademik 2025/2026 sudah dibuka.

Baca juga: PHK Menjamur, Masuk Prodi Keperawatan UBSI, Aman dari PHK!

Meski terjadi perubahan nama dan institusi, hak-hak mahasiswa dan alumni tetap terlindungi, terutama terkait dengan legalisasi ijazah dan dokumen akademik lainnya. Firdaus juga mengajak generasi muda untuk tidak ragu memilih UBSI, karena tenaga pendidik di Prodi Keperawatan berasal dari praktisi berpengalaman yang telah lama berkarya sejak masa Akper Bina Insan.

Dengan semangat baru, visi besar, serta dukungan dari Yayasan BSI, UBSI siap mencetak tenaga profesional di bidang kesehatan yang mumpuni dan mampu bersaing secara global. Ayo, jadilah bagian dari perubahan besar ini!

Leave A Reply

Your email address will not be published.