BSINews, Jakarta- Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kramat 98 kembali menyelenggarakan kegiatan tahunan Bincang Kampus Bersama Orang Tua (BKOT) yang akan digelar pada Sabtu, 17 Mei 2025. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, BKOT kali ini akan menghadirkan dua sosok mahasiswa berprestasi yang siap menjadi sumber inspirasi dan bukti nyata keberhasilan program kampus dalam membina dan mendampingi potensi mahasiswa.
Baca Juga: BKOT UBSI: Dialog Terbuka Wujudkan Mahasiswa Cerdas dan Siap Bersaing
Mereka adalah Akmal Surya Saputra, mahasiswa semester 8 dari Program Studi Sastra Inggris, dan Intan Kamiela, mahasiswa semester 6 dari Program Studi Akuntansi. Kedua mahasiswa ini bukan sembarang mahasiswa, mereka adalah alumni program mobilitas internasional yang telah mengharumkan nama UBSI di kancah global.
Akmal merupakan alumni IISMA Co-Funding 2024, sebuah program bergengsi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Ia berhasil menempuh satu semester studi di University of Warsaw, Polandia, dan akan membagikan kisah perjalanannya dalam meraih mimpi di luar negeri.
“Saya ingin orang tua tahu bahwa anak-anak mereka bisa melangkah sejauh mungkin, bahkan hingga ke luar negeri, asal diberi dukungan dan kesempatan. UBSI membuka pintu itu untuk saya,” ujar Akmal penuh semangat.
Sementara itu, Intan Kamiela baru saja kembali dari program International Student Mobility 2025 di University of Northern Philippines, Filipina. Ia mengikuti pertukaran mahasiswa selama hampir satu bulan dan mendapatkan pengalaman yang sangat berharga dalam memperluas perspektif global.
“Melalui program ini, saya belajar menjadi lebih mandiri, berani mengambil keputusan, dan berpikir global. Semoga kisah saya bisa meyakinkan para orang tua bahwa UBSI bukan hanya tempat kuliah, tapi tempat bertumbuh,” tutur Intan.
Kehadiran Akmal dan Intan dalam BKOT 2025 bukan sekadar ajang berbagi cerita, melainkan bentuk konkret dari bagaimana UBSI mendukung dan memfasilitasi pengembangan diri mahasiswanya melalui berbagai program unggulan, termasuk kolaborasi internasional.
“BKOT tahun ini kami rancang tidak hanya sebagai ajang silaturahmi antara kampus dan orang tua, tetapi juga sebagai momen apresiasi terhadap mahasiswa-mahasiswa inspiratif. Kami ingin orang tua melihat langsung bagaimana UBSI mendorong dan membentuk mahasiswa menjadi pribadi yang unggul dan siap bersaing di tingkat global,” ungkap salah satu perwakilan panitia BKOT UBSI Kramat 98.
Baca Juga: Level Up Bersama UBSI Kaliabang: Dari BKOT ke Personal Branding di Era Digital
UBSI Kampus Kramat 98 terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif dan transformatif. BKOT 2025 menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara kampus, mahasiswa, dan orang tua adalah kunci mencetak generasi muda berprestasi dan berdaya saing internasional. (RDX)