BSINews, Purwokerto – Komitmen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif kembali diwujudkan melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang menyasar generasi muda di tingkat dasar. Pada Sabtu (14/6), UBSI kampus Purwokerto menggelar pelatihan keterampilan digital berupa pengenalan Microsoft Office bagi siswa kelas 5 dan 6 SD Negeri Mandirancan, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas.
Kegiatan berlangsung di ruang kelas SDN Mandirancan dengan atmosfer belajar yang interaktif, menyenangkan, dan edukatif. Fokus utama pelatihan adalah memberikan pemahaman dasar penggunaan Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint melalui praktik langsung yang dipandu oleh tim dosen UBSI.
Baca juga: Bangun Talenta Digital, UBSI Kampus Pontianak Gelar Workshop Python Lanjutan dan Machine Learning
Dosen UBSI Pandu Siswa Langsung dalam Sesi Praktik
Narasumber menghadirkan Mustofa, Dosen UBSI kampus Purwokerto yang memimpin pelatihan dengan metode aplikatif. Para siswa diajak mengetik, menyusun dokumen, membuat tabel sederhana, hingga membuat presentasi menarik dalam format slide PowerPoint.
“Kami ingin siswa tidak hanya mengenal komputer secara umum, tapi juga mulai terbiasa menggunakan perangkat lunak produktivitas yang akan mereka butuhkan nanti di jenjang pendidikan berikutnya,” ujar Mustofa.
Kegiatan ini dikoordinasi oleh Ragil Wijianto, selaku ketua pelaksana, yang menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen UBSI dalam menyebarkan literasi digital hingga ke pelosok desa. UBSI tidak hanya hadir di ruang akademik kampus, tapi juga turun langsung ke masyarakat sebagai agen perubahan.
Baca juga: UBSI Purwokerto Bahas Peluang dan Tantangan AI Lewat “Ngobras” Live di TikTok
Respons Positif dari Sekolah dan Siswa
Pelatihan disambut antusias oleh para siswa yang aktif mencoba fitur-fitur Microsoft Office di depan komputer. Kepala SDN Mandirancan, Sudirja menyampaikan apresiasi atas kontribusi UBSI kampus Purwokerto dalam memperkenalkan teknologi sejak dini kepada anak-anak.
“Kami sangat terbantu. Anak-anak mendapatkan pengalaman baru yang bermanfaat. Kegiatan seperti ini bisa menjadi bekal mereka menghadapi dunia pendidikan yang makin terhubung dengan teknologi,” ungkapnya.