MAPALA UBSI CALANDRA SUKSES AJARKAN JUNGLE SURVIVE
Jakarta Bsi-News
Bagi tiap anggota Mapala, pengetahuan berinteraksi dengan alam, merupakan syarat mutlak yang harus dimiliki. Dituntut kepiawaian dalam memahami bagaimana belajar cara bertahan hidup di alam khususnya di gunung dan hutan. Inilah yang dilakukan oleh UKM Mapala UBSI Calandra baru-baru ini yang menggelar kegiatan pendidikan lanjutan gunung hutan bagi para anggotanya pada tanggal 24-26 Januari 2020, berlokasi di Gunung Salak 2 Bogor Jawa Barat. Rombongan Mapala UBSI berangkat dari kampus UBSI Jatiwaringin menuju lokasi dengan menggunakan transportasi kereta api, dan sebelum menuju lokasi para anggota Mapala UBSI menyempatkan diri untuk bermalam di Desa Tarikolot guna menyiapkan perlengkapan yang akan digunakan. Kegiatan ini selain dikuti oleh anggota Mapala juga turut serta pemateri dan tim pendamping.
Inti dari kegiatan pendidikan ini yaitu melakukan teknih navigasi, teknik mengenal medan serta teknik pendakian. Selama kegiatan para anggota dibekali dengan materi polygon terbuka menggunakan kompas orienteering, dan penentuan titik di peta. Untuk selanjutnya anggota meyusuri hutan menuju titik yang telah ditentukan. Baik anggota, pemateri dan pendamping bersama-sama menjelajah tiap jengkal jalan yang ada di hutan, melewati jalan setapak yang dipenuhi dengan pepohonan yang lebat di kanan kiri hutan. Cuaca yang kurang bersahabat hingga larut malam memaksa rombongan untuk mendirikan tenda dan bermalam di tengah hutan dan menunggu hingga cuaca cerah untuk melanjutkan materi.
“Kegiatan ini kita adakan agar anggota-anggota paham betul bagaimana mereka survive di alam, sekaligus membekali pengetahuan mereka agar cita dengan alam”, ujar Ikrima ketua mapala UBSI Calandra. Hari kedua, diisi dengan materi navigasi darat (polygon tertutup) dan jungle survival. Para anggota juga diajarkan cara membuat bivak alam yaitu menggunakan bahan yang ada di alam seperti bambu–bambu, ranting, dedaunan, atau benda yang ada disekitar tempat berlindung, anggota juga diajarkan mengenal berbagai tanaman dan hewan yang dapat dikonsumsi selama di hutan. Masing-masing anggota di tuntut dapat menerapkan setiap materi yang telah diajarkan, mulai dari polygon terbuka menggunakan kompas orienteering, membuka jalur perjalanan dan praktek navigasi darat, sebelum mereka kembali lagi ke titik pertemuan untuk kembali ke Jakarta. Sebelum kembali dilakukan evaluasi tentang kendala-kendala selama melakukan pendididkan gunung hutan, dan masing-masing membuat resume untuk dipelajari kembali. Kegiatan Mapala UBSI ini menunjukkan eksistensi dari UKM yang ada di UBSI yang peduli akan kelestarian alam. Sukses untuk Mapala UBSI !!