BSINews, Solo — Sebagai bagian dari upaya memperkenalkan pendidikan tinggi berbasis teknologi kepada siswa sekolah menengah, Kampus Digital Kreatif Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Solo turut ambil bagian dalam kegiatan Campus Expo yang diselenggarakan oleh SMA Negeri 1 Sukoharjo pada Kamis, 31 Juli 2025. Acara ini menjadi ajang bagi siswa kelas XII untuk memperoleh informasi seputar perguruan tinggi, termasuk peluang studi di UBSI.
UBSI Hadirkan Informasi Kuliah Terjangkau dan Beasiswa
Dalam kegiatan tersebut, UBSI kampus Solo membuka booth informasi yang menyajikan berbagai layanan terkait program studi, sistem perkuliahan, hingga skema beasiswa yang ditawarkan. Salah satu informasi yang menarik perhatian pengunjung adalah biaya kuliah terjangkau, yakni hanya Rp430.000 per bulan. Selain itu, tersedia sejumlah program beasiswa seperti Beasiswa Talenta Digital, Beasiswa Jalur Undangan, dan Beasiswa Juara.
Marketing Communication UBSI kampus Solo, Ahmad Fauzi, menyampaikan bahwa partisipasi UBSI dalam Campus Expo ini merupakan bagian dari komitmen kampus untuk menjangkau calon mahasiswa secara langsung.
“Kami hadir untuk memberikan informasi seluas-luasnya kepada siswa kelas XII, khususnya yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di bidang teknologi dan digital kreatif. Kami juga membagikan souvenir menarik kepada pengunjung booth sebagai bentuk apresiasi atas antusiasme mereka,” jelas Ahmad.
Dengan mengusung slogan “Kuliah..? BSI Aja!!”, UBSI terus berupaya memperkuat posisinya sebagai kampus berbasis teknologi yang menyiapkan lulusan siap kerja di era digital. Partisipasi dalam Campus Expo ini diharapkan menjadi sarana yang bermanfaat bagi siswa SMAN 1 Sukoharjo dalam menentukan pilihan studi lanjutan yang tepat, sesuai dengan minat dan kebutuhan dunia kerja masa kini.
Baca juga: Gandeng DICO, UBSI Kampus Solo Buka Jalan Siswa SMK Masuk Industri Kreatif Digital
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri masa depan.(Tiara Sari)