BSINews, Yogyakarta — Upaya menciptakan lulusan yang unggul dan siap bersaing di dunia kerja terus dilakukan oleh perguruan tinggi, khususnya di bidang vokasi. Salah satu bentuk konkret dari komitmen tersebut adalah penyelenggaraan sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa. Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Yogyakarta menggelar Sertifikasi Kompetensi Perhotelan untuk mahasiswa Program Studi (Prodi) Perhotelan pada Kamis (24/5), bertempat di Wisma UBSI kampus Yogyakarta.
UBSI Kampus Yogyakarta Siapkan Mahasiswa Kompeten
Sertifikasi ini mencakup tiga skema okupasi, yaitu Room Attendant, Waitress, dan Barista, dan dilaksanakan dengan melibatkan penguji dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BSI Yogyakarta. Uji kompetensi tersebut bertujuan untuk mengukur kemampuan teknis, keterampilan, serta sikap profesional mahasiswa berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) di bidang perhotelan.
Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari pengisian dokumen persyaratan, verifikasi berkas, hingga pelaksanaan praktik langsung berdasarkan skema yang mereka ambil. Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan penuh semangat, mencerminkan kesiapan mahasiswa untuk menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.
Menanggapi pentingnya kegiatan ini, Kaprodi Perhotelan UBSI kampus Yogyakarta, Emmita Devi Hari Putri, memberikan pandangan bahwa sertifikasi menjadi salah satu langkah strategis dalam membekali mahasiswa dengan keunggulan kompetitif. Ia menilai, memiliki sertifikat kompetensi merupakan keharusan di era industri perhotelan yang sangat dinamis dan menuntut profesionalisme tinggi.
“Melalui uji kompetensi ini, kami berharap lulusan UBSI memiliki sertifikasi resmi yang diakui industri, sehingga mereka siap bersaing di pasar kerja,” jelas Emmita dalam rilis yang diterima, Kamis (24/7).
Selain memberikan pengakuan formal terhadap kemampuan mahasiswa, sertifikasi ini juga menjadi momen refleksi bagi peserta untuk menilai sejauh mana kesiapan mereka dalam menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan.
Salah satu peserta yang merupakan mahasiswa semester enam menyampaikan harapannya setelah mengikuti seluruh tahapan uji kompetensi. Ia merasa kegiatan ini sangat menantang sekaligus membangkitkan semangat untuk terus berkembang secara profesional.“Semoga saya bisa lulus ujian sertifikasi kompetensi ini dengan predikat kompeten,” ujarnya penuh optimisme.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus menjembatani dunia akademik dan industri melalui penyelenggaraan program-program berbasis kompetensi dan praktik langsung. Dengan bekal sertifikasi resmi, lulusan UBSI tidak hanya memperoleh ijazah, tetapi juga membawa portofolio profesional yang dapat meningkatkan daya saing mereka di tingkat nasional bahkan internasional.
Dari sudut pandang penguji, assessor Atun Yulianto memberikan apresiasi terhadap antusiasme peserta dan kesiapan UBSI dalam melaksanakan kegiatan berskala nasional ini. Ia menekankan bahwa keterlibatan langsung mahasiswa dalam proses sertifikasi seperti ini akan memberikan dampak positif terhadap cara belajar mereka.
“Kami berharap acara seperti ini dapat memberikan mahasiswa pengalaman yang berharga, sehingga mahasiswa mendapatkan lebih banyak pengalaman praktis yang mendukung pembelajaran mereka di kelas,” ujar Atun.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, UBSI kampus Yogyakarta berharap lulusan Program Studi Perhotelan mampu menunjukkan kapasitas terbaiknya di dunia kerja. Sertifikasi kompetensi tidak hanya menjadi dokumen formal, tetapi juga simbol kesiapan mental, teknis, dan profesionalisme lulusan untuk terjun langsung ke industri perhotelan yang menuntut kualitas dan ketepatan layanan tinggi.(Tiara Sari)