Mahasiswa UBSI Jelajahi Diplomasi Kanada: Bahas Budaya Multikultural hingga Peluang Beasiswa
BSINews, Jakarta — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif terus berupaya memperkuat kompetensi global para mahasiswanya. Salah satu langkah nyata dilakukan Program Studi (Prodi) Sastra Inggris melalui kegiatan “Academic Visit at the Embassy of Canada”, yang digelar pada Jumat, (4/7).
Kunjungan ini diikuti oleh mahasiswa semester akhir sebagai bagian dari persiapan memasuki dunia global. Program ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai hubungan diplomatik, peluang studi lanjut, serta kerja sama internasional, khususnya dengan negara-negara berbahasa Inggris.
Mahasiswa disambut oleh Fajar Harisantoso, Public Affairs Officer, dan mengikuti sesi diskusi interaktif bersama Arielle Sobhani, Second Secretary Kedutaan Besar Kanada. Dalam penyampaiannya, Arielle memaparkan sejarah Kanada, sistem pemerintahan, pembagian wilayah administratif, serta kehidupan sosial budaya masyarakat Kanada yang dikenal multikultural. Diskusi juga membahas potensi kolaborasi pendidikan, termasuk informasi beasiswa yang tersedia bagi pelajar Indonesia.
Suasana kunjungan terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-158 Kanada. Mahasiswa pun turut merasakan atmosfer perayaan melalui permainan edukatif, sesi foto bersama, serta coffee break dengan suguhan khas Kanada seperti maple cookies, teh, dan kopi.
Ketua Program Studi (Kaprodi) Sastra Inggris UBSI, Agus Priadi, menyatakan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi prodi dalam mencetak lulusan berdaya saing global. “Mahasiswa perlu mengalami langsung proses diplomasi agar lebih siap menghadapi dunia kerja yang lintas batas,” ujarnya.
Baca juga: UBSI Go Global! Jalin Kerja Sama Internasional Bareng Kampus Amerika, SFBU
Melalui kunjungan ini, mahasiswa didorong untuk membangun kepercayaan diri dan memperluas jaringan internasional sebagai bagian dari penguatan profil lulusan yang adaptif dan kompetitif. (Yusna)