BSINews, Tegal — Sebagai bagian dari pengenalan dunia industri kepada peserta didik baru, SMK BP Talang Tegal menghadirkan perwakilan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang digelar Kamis (17/7), di Aula SMK BP Talang. Salah satu narasumber yang hadir adalah Suleman, dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Tegal sekaligus Kaprodi Teknologi Komputer, yang berbagi wawasan seputar perkembangan industri berbasis teknologi digital serta pentingnya penguasaan kompetensi digital bagi generasi muda.
SMK BP Talang Hadirkan DUDI di MPLS, Kupas Tren Industri Digital
Dengan mengusung tema “Membangun Generasi Siap Kerja dan Siap Digital di Era Industri 5.0”, Suleman menekankan bahwa lulusan SMK perlu memiliki keterampilan teknis sekaligus sikap adaptif, kreatif, dan kolaboratif agar mampu bersaing di dunia kerja yang terus berkembang. Ia juga memaparkan tren karier di bidang teknologi, seperti Internet of Things (IoT) dan pengembangan sistem cerdas yang semakin banyak dibutuhkan oleh industri dan pemerintahan.
“Era sekarang menuntut bukan hanya keterampilan teknis, tetapi juga sikap adaptif, kreatif, dan kolaboratif. SMK harus mampu melahirkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan industri,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang disambut antusias oleh para siswa. Mereka tertarik membahas peluang kerja di bidang teknologi serta pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Kepala SMK BP Talang, Alpiyah, mengapresiasi kerja sama ini sebagai bentuk sinergi sekolah dengan DUDI dalam memberikan wawasan nyata tentang masa depan dunia kerja.
“Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat memberikan inspirasi dan gambaran nyata kepada siswa tentang dunia kerja yang akan mereka hadapi,” ungkapnya.
Baca juga: Kuliah Hemat, Kualitas Hebat: UBSI Kampus Tegal, Pilihan Cerdas untuk Masa Depanmu!
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan MPLS ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif menegaskan komitmennya dalam membangun sinergi dengan sekolah-sekolah vokasi untuk mencetak SDM unggul yang siap bersaing di era digital.(Tiara Sari)