Mahasiswa UBSI Kampus Tegal Ciptakan SINASA, Solusi Digitalisasi Pelayanan Kelurahan di Brebes

0 51

BSINews, Brebes — Dalam rangka mendukung percepatan transformasi digital di sektor pelayanan publik, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Tegal menciptakan sebuah inovasi teknologi berbasis web bernama SINASA (Sistem Informasi Pelayanan). Aplikasi ini secara resmi diserahkan kepada pihak Kelurahan Kabupaten Brebes pada Selasa (15/7) sebagai bagian dari proyek tugas akhir mahasiswa.

SINASA, Inovasi Mahasiswa UBSI Kampus Tegal untuk Brebes

SINASA dikembangkan untuk menjawab tantangan pelayanan administrasi yang selama ini masih dilakukan secara manual oleh pihak Kelurahan Brebes. Kondisi tersebut dinilai kurang efisien, terutama di tengah tuntutan era digital, di mana kecepatan dan kemudahan akses informasi menjadi hal yang sangat penting dalam pelayanan publik. Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat mengajukan berbagai permohonan layanan secara daring mulai dari pembuatan surat keterangan hingga pencetakan surat luaran tanpa harus datang langsung ke kantor kelurahan.

Rifqi Zufar, mahasiswa UBSI kampus Tegal yang menjadi pengembang utama aplikasi SINASA, menjelaskan bahwa kehadiran sistem ini diharapkan dapat mempercepat proses pelayanan sekaligus memudahkan petugas dalam mengelola data. “Kelurahan Brebes kan masih memproses pelayanan masyarakat secara manual, nah dengan adanya SINASA ini, masyarakat dapat melakukan permohonan secara online untuk memperpendek alur pelayanan sehingga menjadi lebih cepat dan mudah dikelola,” ujar Rifqi dalam keterangan tertulis, Rabu (16/7).

Prosesi serah terima aplikasi dilakukan langsung di kantor Kelurahan Kabupaten Brebes dan dihadiri oleh Imam Tazali selaku dosen pembimbing, serta Hayban Nazhir selaku Kepala Kelurahan. Dalam kesempatan tersebut, Imam Tazali turut memberikan pendampingan teknis dalam proses instalasi dan pengoperasian awal sistem.

Imam Tazali mengungkapkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari tugas akhir mahasiswa, tetapi juga sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat. “Kami berharap aplikasi ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pihak kelurahan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ini juga menjadi pembelajaran nyata bagi mahasiswa dalam menerapkan keilmuannya secara langsung di masyarakat,” ungkap Imam.

Sementara itu, Hayban Nazhir menyambut positif kehadiran SINASA. Ia memberikan sejumlah masukan agar tampilan dan navigasi sistem dapat lebih ramah bagi warga lanjut usia, mengingat sebagian besar pengguna layanan kelurahan berasal dari kalangan tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasinya atas inisiatif mahasiswa UBSI dalam menjawab kebutuhan lokal melalui teknologi yang sederhana namun efektif.

“Aplikasi ini sangat membantu dalam proses pelayanan kami ke depan. Kami juga mengapresiasi kerja keras mahasiswa UBSI yang mampu menghadirkan solusi digital yang sesuai dengan kondisi masyarakat. Semoga ini bisa terus dikembangkan dan dimanfaatkan secara berkelanjutan,” ujar Hayban.

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong mahasiswanya untuk menghasilkan karya inovatif yang berdampak langsung bagi masyarakat. Melalui program studi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, UBSI membekali generasi muda dengan keterampilan praktis dan pemahaman teknologi informasi yang aplikatif.

Baca juga: Cuma Rp430 Ribu/Bulan! Kuliah Sambil Kerja Kini Makin Mudah di UBSI Kampus Tegal

Proyek SINASA menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa UBSI dalam mendukung digitalisasi pelayanan publik di tingkat kelurahan. Diharapkan, sistem ini mampu mendorong efektivitas, efisiensi, dan transparansi dalam layanan masyarakat sesuai tuntutan era digital.(Tiara Sari)

Leave A Reply

Your email address will not be published.