BSINews, Jakarta – Untuk mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pemuda terus menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang siap menghadapi dunia kerja profesional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Uji Sertifikasi Kompetensi skema Asisten Produser, hasil kolaborasi dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) UBSI yang telah memiliki lisensi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Sertifikasi Skema Asisten Produser Jadi Bekal Mahasiswa Masuki Dunia Kerja
Uji sertifikasi ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi dan Penyiaran UBSI kampus Pemuda yang telah menyelesaikan tahap pelatihan teknis. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengukur dan membuktikan kompetensi mahasiswa dalam bidang produksi media, khususnya dalam peran penting sebagai asisten produser dalam proses produksi program televisi, film, maupun konten digital.
Kepala Kampus UBSI kampus Pemuda, Feri Prasetyo, menjelaskan bahwa uji sertifikasi ini merupakan bagian dari strategi kampus dalam menerapkan konsep Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Ia menekankan pentingnya pengakuan kompetensi resmi bagi mahasiswa agar siap bersaing di dunia kerja. “Mahasiswa tidak hanya dibekali teori, tetapi juga diberikan kesempatan untuk mendapatkan pengakuan kompetensi dari lembaga sertifikasi resmi. Ini penting agar mereka siap masuk ke industri media secara profesional,” ujar Feri dalam rilis yang diterima, Selasa (29/7).
Dalam proses sertifikasi, peserta diuji melalui sejumlah unit kompetensi, seperti perencanaan produksi, penyusunan rundown, koordinasi teknis produksi, serta pengelolaan jadwal dan sumber daya produksi. Uji dilakukan melalui praktik langsung dan sesi wawancara yang dipandu oleh asesor bersertifikat dari LSP UBSI yang telah berpengalaman di industri penyiaran.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong mahasiswa untuk tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki keterampilan yang diakui secara profesional melalui sertifikasi resmi. Upaya ini sejalan dengan visi UBSI untuk mencetak lulusan yang adaptif terhadap perkembangan industri kreatif dan penyiaran.
Salah satu peserta sertifikasi, Dewi Aryati, membagikan pengalamannya selama mengikuti kegiatan ini. Ia merasa bahwa proses sertifikasi memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang peran asisten produser dan membekalinya dengan kesiapan menghadapi dunia kerja.
“Dengan ikut sertifikasi ini, saya jadi lebih memahami tanggung jawab seorang asisten produser dan merasa lebih siap menghadapi dunia kerja setelah lulus nanti,” tutur Dewi.
Baca juga: Uji Sertifikasi Skema Video Editing Digelar di UBSI Kampus Pemuda
Melalui kegiatan ini, UBSI kampus Pemuda berharap dapat terus mencetak lulusan yang tidak hanya teruji secara teori, tetapi juga memiliki pengakuan kompetensi secara nasional. Sertifikat yang diperoleh menjadi nilai tambah yang signifikan dalam memasuki industri kreatif dan penyiaran yang semakin kompetitif.(Tiara Sari)