Belum Kuliah Sudah Jago Teknologi, UBSI Kampus Ciledug Bekali Calon Mahasiswa dengan Skill AI Kekinian
BSINews, Jakarta-Artificial Intelligence (AI) bukan lagi milik masa depan teknologi ini telah nyata hadir dalam kehidupan sehari-hari dan semakin memengaruhi cara manusia hidup, belajar, dan bekerja. Menyadari hal tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Ciledug kembali menunjukkan eksistensinya sebagai Kampus Digital Kreatif melalui penyelenggaraan Workshop Artificial Intelligence (AI) yang berlangsung pada Sabtu, (12/7).
Baca Juga: Workshop Kekinian! Mahasiswa UBSI Diajari Bangun Branding Pakai Kecerdasan Buatan
Kegiatan yang dirancang khusus untuk calon mahasiswa baru (maba) ini berhasil menarik perhatian dan partisipasi aktif dari 78 peserta, yang berasal dari berbagai titik pendaftaran UBSI, termasuk dari kampus UBSI kampus Slipi. Workshop ini menjadi ruang belajar sekaligus pengalaman pertama bagi peserta untuk mengenal lebih dekat dunia AI secara teoritis dan praktis.
Menghadirkan Wahyutama Fitri Hidayat, seorang praktisi dan dosen berpengalaman di bidang AI, workshop ini mengupas tuntas mulai dari konsep dasar, perkembangan teknologi mutakhir seperti Generative AI dan Machine Learning, hingga aplikasi praktis dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin membekali para calon mahasiswa dengan kemampuan yang relevan dan futuristik. Melalui kegiatan ini, mereka tidak hanya mendapatkan wawasan, tetapi juga pengalaman nyata berinteraksi dengan teknologi yang akan menjadi bagian dari keseharian mereka di masa depan,” ujar Wahyutama dalam keterangan tertulis pada Senin, (14/7).
Ia juga menambahkan, dalam workshop maba tidak hanya mendengarkan pemaparan, namun juga diajak untuk belajar sambil praktik, mencoba berbagai perangkat dan aplikasi AI. Mereka merasakan langsung bagaimana teknologi ini bisa membantu dalam pembuatan konten digital, analisis data sederhana, bahkan otomasi tugas-tugas rutin.
“Sebanyak 78 calon mahasiswa dari berbagai titik pendaftaran UBSI, termasuk dari UBSI kampus Slipi, telah memastikan keikutsertaan mereka. Ini bukan sekadar angka ini adalah bukti bahwa antusiasme terhadap Artificial Intelligence bukan lagi tren sesaat, melainkan telah menjadi kebutuhan nyata bagi generasi muda yang ingin unggul di era digital,” tutupnya. (RDX)