Kolaborasi UBSI Kampus Pontianak HIMPAUDI Kubu Raya: AI Bukan Ancaman, Tapi Alat Bantu Pendidikan

0 98

BSINews, Kubu Raya —  Dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Pontianak bekerja sama dengan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Kubu Raya menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema Etika Penggunaan AI dalam Dunia Pendidikan”, pada Sabtu (5/7) di Gedung Penerbit Erlangga Pontianak. Kegiatan ini diikuti oleh 40 guru PAUD dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kubu Raya.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi teknologi di kalangan pendidik anak usia dini, khususnya dalam menghadapi era kecerdasan artifisial (AI) yang kini telah merambah ke berbagai sektor, termasuk pendidikan. Para peserta diperkenalkan pada konsep dasar AI, potensi pemanfaatannya dalam pembelajaran PAUD, serta pentingnya penerapan etika dalam penggunaan teknologi tersebut.

AI Bukan Ancaman, Tapi Alat Bantu Pendidikan

Lisnawanty, dosen UBSI kampus Pontianak yang menjadi narasumber utama, menjelaskan bahwa AI dapat menjadi alat bantu yang sangat bermanfaat dalam proses pembelajaran, selama digunakan secara bijak dan tidak menggeser peran utama guru dalam mendidik. Menurutnya, pemahaman tentang AI perlu ditanamkan sejak dini kepada para pendidik agar mereka dapat mengarahkan penggunaannya secara tepat di lingkungan belajar.

“AI bukan musuh, tapi alat bantu. Kita sebagai pendidik harus bisa mengarahkan pemanfaatan teknologi ini untuk mendukung proses belajar anak, bukan menggantikan peran guru,” ungkap Lisnawanty. “Etika menjadi kunci utama agar teknologi ini tidak disalahgunakan atau malah merusak nilai-nilai pendidikan yang kita bangun,” tambahnya.

Ketua HIMPAUDI Kabupaten Kubu Raya, Suprapto, memandang kegiatan ini sebagai langkah penting untuk memperkuat kapasitas guru-guru PAUD dalam menghadapi tantangan zaman. Ia menilai, pemahaman teknologi kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kompetensi pendidik.

“Guru-guru PAUD memang perlu dibekali pemahaman tentang teknologi agar tidak tertinggal dari perkembangan zaman. Apalagi saat ini AI sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Penilik PAUD Kabupaten Kubu Raya, Ety Darnila, turut memberikan dukungan terhadap kegiatan ini. Ia menyoroti pentingnya peran guru dalam membentuk karakter anak sejak usia dini melalui pendekatan yang seimbang antara teknologi dan nilai-nilai moral.

“PAUD adalah fondasi awal pendidikan anak. Jika guru mampu menerapkan teknologi secara etis, maka kita sudah menyiapkan generasi yang cerdas sekaligus bijak secara moral,” katanya.

Baca juga : Bantu Siswa Temukan Jurusan Tepat, Dosen UBSI Kampus Pontianak Latih Visualisasi Data di SMK Bina Utama

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi yang diwarnai berbagai pertanyaan dan pengalaman dari para peserta. Tim dosen UBSI Pontianak, yakni Reza Maulana, Yoki Firmansyah, dan Ali Mustopa, juga turut membagikan praktik penggunaan AI yang dapat diaplikasikan secara sederhana untuk mendukung aktivitas pembelajaran di kelas.

Melalui kegiatan ini, UBSI Kampus Pontianak menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong para guru PAUD menjadi pionir dalam penggunaan teknologi secara etis di lingkungan pendidikan usia dini.

Ask ChatGP
Leave A Reply

Your email address will not be published.