Kupas Tuntas Akuntansi Digital, UBSI Kampus Karawang Siapkan Mahasiswa Hadapi Industri 4.0

0 28

BSINews, Karawang – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif kembali menunjukkan komitmennya dalam menjawab kebutuhan dunia industri dengan menggelar seminar bertajuk “Mengenal Akuntansi Digital: Fondasi Karier di Era Industri 4.0” pada Senin, (28/7).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi Akuntansi (HIMSIA) ini berlangsung di Aula UBSI kampus Karawang, dan dihadiri oleh puluhan peserta dari kalangan mahasiswa, siswa/i SMA/SMK, serta perwakilan sekolah mitra. Seminar tersebut bertujuan untuk menumbuhkan literasi digital sekaligus meningkatkan kesiapan karier generasi muda di bidang akuntansi berbasis teknologi.

Ketua pelaksana kegiatan, Dwi Rosmayanti menyampaikan bahwa seminar ini hadir sebagai respons terhadap tantangan Revolusi Industri 4.0 yang menuntut kemampuan akuntansi digital sebagai kompetensi utama.

Kupas Tuntas Akuntansi Digital, UBSI Kampus Karawang Siapkan Mahasiswa Hadapi Industri 4.0

“Kami ingin memberikan pengalaman edukatif yang membekali peserta dengan pemahaman mendalam mengenai tren dan praktik akuntansi digital. Seminar ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi mereka dalam membangun karier yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini,” ucapnya dalam keterangan rilis, Senin (28/7).

Seminar menghadirkan narasumber utama Eni Reptiningsih yang menjelaskan peran penting akuntansi digital dalam mendukung transformasi bisnis. Ia juga memaparkan pentingnya penguasaan perangkat lunak akuntansi modern serta manajemen data keuangan secara real-time.

“Akuntansi digital bukan hanya tentang software, tapi juga tentang mindset baru dalam mengelola informasi keuangan secara efisien dan tepat waktu,” ujarnya dalam pemaparan yang berlangsung interaktif.

Selain itu, seminar juga memperkenalkan aplikasi SIAPIK (Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan), sebuah sistem pencatatan keuangan digital yang dirancang untuk membantu UMKM dalam menyusun laporan keuangan secara akurat, cepat, dan efisien. SIAPIK merupakan kolaborasi antara Bank Indonesia, Kementerian Ketenagakerjaan, serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Dengan fitur unggulan SMASH (Standar, Mudah, Aman, Sederhana, dan Handal), aplikasi ini mempermudah pelaku usaha dalam mengelola keuangan tanpa harus memiliki latar belakang akuntansi.

Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan. Mereka tidak hanya aktif dalam menyimak materi, tetapi juga dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Seorang peserta dari SMK mitra mengungkapkan bahwa dirinya baru menyadari pentingnya akuntansi digital setelah mengikuti kegiatan ini.

“Saya jadi tahu bahwa pencatatan keuangan tidak harus rumit dan bisa dibantu dengan aplikasi seperti SIAPIK. Ini sangat membantu, terutama untuk kami yang ingin berwirausaha,” ujarnya.

Dari kegiatan ini, peserta memperoleh sejumlah manfaat penting. Mereka mendapatkan pemahaman mendalam mengenai konsep akuntansi digital serta bagaimana sistem keuangan kini telah mengalami transformasi menuju digitalisasi yang lebih efisien. Selain itu, peserta juga mendapat wawasan baru mengenai tantangan dan peluang karier yang muncul seiring berkembangnya era Industri 4.0.

Baca juga: Sinergi Mahasiswa UBSI Karawang: Ramadhan Jadi Momen Berbagi dan Peduli

Menariknya, kegiatan ini tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga menghadirkan simulasi penggunaan aplikasi pencatatan keuangan secara praktis. Hal ini menjadi pengalaman langsung yang memperkaya pemahaman peserta dalam penerapan teknologi keuangan. Kegiatan ini juga membuka ruang kolaborasi antara mahasiswa dan praktisi industri, menciptakan jejaring akademik yang bermanfaat bagi pengembangan kompetensi. Tak kalah penting, seminar ini turut menumbuhkan motivasi peserta untuk terus mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja berbasis teknologi secara lebih optimal.

Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI kampus Karawang terus berkomitmen untuk menghadirkan kegiatan edukatif yang relevan dengan kebutuhan industri. HIMSIA UBSI menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam menciptakan lingkungan belajar yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Kami akan terus menghadirkan seminar-seminar edukatif lainnya guna menunjang pengembangan kompetensi mahasiswa dan siswa, khususnya dalam bidang akuntansi dan teknologi,” tutup Dwi Rosmayanti.

Seminar ini menjadi bukti nyata bahwa UBSI kampus Karawang tidak hanya membekali peserta dengan teori, tetapi juga dengan keterampilan praktis yang selaras dengan dunia industri saat ini.(Niken)

Leave A Reply

Your email address will not be published.