UBSI Gelar Persamaan Persepsi Mata Kuliah Mikrokontroler untuk Dosen Teknik Elektro

0 13

BSINews, Jakarta Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melalui Program Studi Teknik Elektro menyelenggarakan kegiatan Persamaan Persepsi Mata Kuliah Teknik Mikrokontroler dan Mikrokontroler Terapan pada Kamis (13/3) lalu. Kegiatan ini berlangsung secara daring melalui platform Zoom Meeting dan diikuti oleh para dosen pengampu mata kuliah terkait.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan pemahaman dan pendekatan pengajaran dalam mata kuliah Teknik Mikrokontroler dan Mikrokontroler Terapan. Langkah ini diambil untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran serta menjamin bahwa proses akademik berjalan sesuai dengan kebutuhan kurikulum dan perkembangan teknologi di bidang elektro.

Suryanto selaku Kaprodi Teknik Elektro hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan tersebut. Ia membahas sejumlah aspek penting terkait kurikulum, metode pengajaran, dan penerapan praktik terbaik dalam proses pembelajaran.

Kegiatan ini tidak hanya untuk menyamakan persepsi antar dosen, tetapi juga sebagai ruang evaluasi dan peningkatan kualitas pengajaran agar mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar yang relevan dan aplikatif,” jelas Suryanto, dari keterangan rilis yang diterima pada Sabtu (15/3).

Baca juga : Dosen UBSI Kampus Jogja Sabet Hibah Internal 2025 untuk Riset dan Pengabdian Masyarakat

Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya integrasi antara teori dan praktik, termasuk mendorong pengembangan proyek berbasis mikrokontroler yang bisa dikaitkan dengan kebutuhan industri saat ini. Diskusi juga mencakup pendekatan praktikum yang lebih efektif serta kemungkinan kolaborasi lintas bidang dan dengan dunia industri.

Acara dipandu oleh moderator Isthika Drawina Putri Laksana yang membuka kegiatan dengan pengantar dan memfasilitasi jalannya diskusi serta sesi tanya jawab. Dalam perannya sebagai moderator, Isthika memberikan ruang interaktif bagi peserta untuk menyampaikan pertanyaan serta berbagi pengalaman selama mengampu mata kuliah yang bersangkutan.

Antusiasme peserta tampak jelas sepanjang acara berlangsung. Pada sesi diskusi, para dosen aktif mengajukan pertanyaan seputar metode pengajaran, pengembangan proyek mahasiswa, serta strategi evaluasi pembelajaran. Forum ini menjadi sarana produktif bagi para pengajar untuk saling bertukar pandangan dan solusi.

Menurut penyelenggara, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar tenaga pengajar serta menghasilkan keseragaman standar pembelajaran.

Dengan adanya kesepahaman dalam pendekatan mengajar, kami berharap mahasiswa dapat merasakan proses pembelajaran yang optimal, kontekstual, dan selaras dengan kebutuhan industri,” tutup Suryanto.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Teknik Elektro UBSI menunjukkan konsistensinya dalam mengedepankan kualitas pembelajaran. UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif, terus berinovasi dan berkolaborasi untuk menghadirkan sistem pendidikan tinggi yang adaptif dan responsif terhadap tantangan di era teknologi dan industri. (Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.