UBSI Bangun Kolaborasi Inovatif dengan Kemendag Lewat Sistem Informasi Digital
BSINews, Jakarta – Tiga mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) membuktikan bahwa generasi muda juga bisa memberikan kontribusi langsung terhadap transformasi digital di instansi pemerintahan. Mereka adalah Al Farell Ghazali, Oryza Zikri Faidani, dan Arsyih Sekar Harum dari Program Studi Sistem Informasi, yang sukses mengembangkan Sistem Informasi Form Persediaan Barang berbasis Website untuk Direktorat Standardisasi dan Pengendalian Mutu (Dit. Standalitu), Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.
Proyek ini merupakan bagian dari tugas akhir mereka sebagai mahasiswa UBSI, sekaligus menjadi bentuk nyata kolaborasi antara dunia pendidikan dan lembaga pemerintahan. Ketiganya mengaku merancang sistem ini berdasarkan hasil observasi dan kebutuhan lapangan yang ditemukan selama proses riset di Dit. Standalitu.
“Proyek ini kami kerjakan dari nol, mulai dari pemetaan kebutuhan, perancangan antarmuka, hingga uji coba langsung di lingkungan pengguna. Tantangannya cukup kompleks, tapi justru jadi pengalaman berharga buat kami untuk memahami dunia kerja secara nyata,” ungkap Al Farell dalam rilis yang diterima, Rabu (18/6).
Baca juga: UBSI Sosialisasikan Outline Tugas Akhir untuk Mahasiswa Semester 6 Administrasi Bisnis
Sistem Digital untuk Dukung Kinerja Kementerian Perdagangan
Direktorat Standardisasi dan Pengendalian Mutu memiliki peran penting dalam kebijakan standardisasi serta pengendalian mutu barang dan jasa perdagangan nasional. Namun, pengelolaan form persediaan sebelumnya masih dilakukan secara manual, yang kerap menimbulkan ketidaktepatan data dan keterlambatan proses kerja.
Melihat tantangan tersebut, sistem yang dikembangkan mahasiswa UBSI ini dibangun menggunakan teknologi PHP dengan framework Laravel, XAMPP sebagai server lokal, dan MySQL sebagai sistem basis data. Dengan pendekatan berbasis website, pengajuan form persediaan barang kini menjadi lebih cepat, praktis, dan terintegrasi.
Fitur-fitur utama dalam sistem ini meliputi registrasi pengguna, login, pengelolaan data barang, pengajuan form, serta pencetakan laporan dalam format PDF dan Excel. Sistem juga dirancang user-friendly agar mudah digunakan oleh operator internal Dit. Standalitu.
“Pembangunan sistem ini diharapkan mampu mendukung transformasi digital di lingkungan Direktorat Standardisasi dan Pengendalian Mutu, serta memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan birokrasi yang modern, transparan, dan akuntabel,” tambah Al Farell.
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus mendorong mahasiswanya untuk melakukan kolaborasi nyata pada pendidikan dan pemerintahan, dengan inovasi berbasis teknologi yang aplikatif dan berdampak langsung. Proyek ini menjadi salah satu bukti bahwa mahasiswa UBSI tidak hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga diarahkan untuk terjun langsung memberikan solusi bagi kebutuhan industri maupun lembaga pemerintahan.
Melalui kolaborasi seperti ini, UBSI turut berperan aktif dalam memperkuat transformasi digital di sektor publik, sekaligus membentuk lulusan yang siap kerja dan adaptif terhadap dinamika zaman.(Chanunah)