LPPM UBSI Perkuat Implementasi 8 Standar PkM Melalui Audit Mutu Internal
BSINews, Jakarta – Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di lingkungan perguruan tinggi menuntut kualitas yang terukur dan berkelanjutan. Untuk menjamin hal tersebut, setiap institusi pendidikan tinggi perlu memastikan bahwa kegiatan PkM dijalankan sesuai standar nasional. Menjawab kebutuhan tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), melaksanakan audit mutu internal terhadap implementasi delapan standar PkM sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti). Audit ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (25/7), Kamis (31/7), Jumat (1/8), dan Rabu (6/8) tahun 2025.
Audit Mutu Internal Dorong Kualitas Pengabdian kepada Masyarakat
Audit berlangsung selama empat hari dengan melibatkan Tim Auditor Internal yang terdiri dari Fera Nelfianti, Lisnawanty, Agus Priadi, dan Muhammad Faittullah Akbar. Masing-masing auditor bertanggung jawab mengaudit dua dari delapan standar PkM, yaitu: Standar Hasil, Standar Isi, Standar Proses, Standar Penilaian, Standar Pelaksana, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pengelolaan, serta Standar Pendanaan dan Pembiayaan Pengabdian kepada Masyarakat.
Ketua LPPM, Agus Junaidi, menjadi auditee dalam kegiatan ini dan didampingi oleh tim PkM LPPM: Titik Misriati, Asriyani Sagiyanto, Siti Marlina, dan Riska Apriyanti. Audit dilakukan secara menyeluruh, mencakup evaluasi dokumen, proses pelaksanaan, hingga efektivitas hasil PkM yang telah dijalankan di berbagai wilayah.
Fera Nelfianti menjelaskan bahwa audit ini merupakan langkah strategis untuk menjaga mutu dan dampak kegiatan pengabdian yang dilakukan UBSI. Ia menekankan pentingnya pelaksanaan audit sebagai bagian dari peningkatan berkelanjutan, bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif.
“Pelaksanaan audit ini bukan hanya untuk kepatuhan terhadap standar, tetapi juga untuk mendorong peningkatan kualitas serta keberlanjutan dampak pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: FEB UBSI Laksanakan Audit Mutu Internal untuk Tingkatkan Kinerja Program Studi
Senada dengan itu, Ketua LPPM, Agus Junaidi, mengungkapkan apresiasinya terhadap proses audit yang berjalan secara objektif dan konstruktif. Ia melihat audit ini sebagai kesempatan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan PkM di lingkungan kampus.
“Audit ini menjadi cermin untuk evaluasi dan perbaikan berkelanjutan. Kami sangat mengapresiasi kerja tim auditor yang detail dan objektif, serta masukan yang membangun demi penguatan pelaksanaan PkM ke depan,” ungkapnya.
Dengan pelaksanaan audit ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif menegaskan komitmennya dalam menjalankan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang berkualitas, terstruktur, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas, sejalan dengan semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi.(Tiara Sari)