Opini Mahasiswa Berprestasi: Raih Beasiswa Bukan Sekadar Menunggu, Temukan Prestasimu di Dalam dan Luar Kampus
BSINews, Bekasi – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Bekasi Cut Mutia, yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif, pada Sabtu (24/5) menggelar acara Bincang Kampus Bersama Orang Tua (BKOT) yang menghadirkan mahasiswa berprestasi, Refina Ananda Rubianti, sebagai narasumber inspiratif. Dalam kesempatan tersebut, Refina membagikan pandangannya mengenai pentingnya mahasiswa aktif mencari peluang, termasuk program beasiswa yang banyak disediakan oleh kampus.
Raih Beasiswa Bukan Sekadar Menunggu, Temukan Prestasimu di Dalam dan Luar Kampus
Refina menegaskan, beasiswa tidak hanya diberikan kepada mahasiswa yang memenuhi syarat administrasi, tetapi kepada mereka yang mampu menunjukkan prestasi dan kontribusi nyata, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
“Di UBSI, ada banyak program beasiswa yang bisa kita raih. Tapi bagaimana cara kita mendapatkannya? Tentu bukan hanya dengan berdiam diri saja. Kita harus aktif mencari peluang dan membuktikan diri,” ungkap Refina, dari keterangan rilis yang dterima pada Senin (26/5).
Baca juga : Audit Mutu Internal Bagian Beasiswa UBSI: Komitmen terhadap Transparansi dan Layanan Berkualitas
Menurutnya, setiap mahasiswa memiliki potensi untuk berprestasi di berbagai bidang. Prestasi akademik dapat diraih dengan mempertahankan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tinggi, sementara prestasi non-akademik dapat diperoleh melalui keaktifan dalam organisasi, keikutsertaan dalam lomba, atau menjadi bagian dari komunitas kampus.
“Temukan prestasi kalian, baik di dalam atau di luar kampus. Jangan ragu untuk mencoba hal-hal baru, berani tampil, dan ambil peran dalam kegiatan kampus. Semua itu akan membuka jalan untuk mendapatkan beasiswa,” tambahnya.
Refina juga menekankan bahwa beasiswa bukan sekadar bantuan finansial, tetapi juga bentuk penghargaan atas usaha dan dedikasi mahasiswa. Ia berharap mahasiswa baru UBSI kampus Bekasi Cut Mutia dapat lebih termotivasi untuk mengembangkan diri, sehingga mampu menjadi penerima beasiswa sekaligus membawa nama baik kampus.
Kisah Refina menjadi bukti bahwa prestasi tidak semata-mata diukur dari nilai akademik, tetapi juga dari keberanian untuk berkarya, berkontribusi, dan menunjukkan potensi terbaik. Semangat inilah yang diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa baru dalam memulai perjalanan akademik mereka di UBSI. (Alisa)