Arkananta Dahayu SMKN 1 Cikampek Juara 3 Jaipong di BSI Flash 2025
BSINews, Karawang – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif kembali menghadirkan ajang tahunan BSI Flash 2025 yang menjadi sorotan masyarakat. Acara ini menjadi wadah bagi pelajar untuk mengekspresikan bakat seni sekaligus mengasah kreativitas. Puncak acara atau final show berlangsung di Resinda Park Mall pada Minggu, (10/8), menampilkan kemeriahan yang memikat pengunjung dengan deretan penampilan seni, mulai dari tari tradisional hingga modern.
Di kategori tari jaipong, Arkananta Dahayu dari SMK Negeri 1 Cikampek berhasil meraih juara 3. Tim ini diperkuat oleh enam penari berbakat: Sintia Agustin, Dinda Aulia Zahra, Nazwa Muzdalifah, Popy Herlisa Iskandar, dan Deya Sehlan Hudaya, di bawah arahan pelatih Uul Ulpiah. Penampilan mereka memadukan kekuatan gerak, ketepatan irama, dan ekspresi panggung yang memikat.
“Sejak awal latihan, kami berkomitmen untuk menjaga kekompakan tim dan menghadirkan tarian yang tetap mempertahankan nilai tradisional,” ujar Uul Ulpiah.
Arkananta Dahayu SMKN 1 Cikampek Juara 3 Jaipong di BSI Flash 2025
Persiapan panjang menjadi kunci keberhasilan Arkananta Dahayu. Latihan intensif dilakukan untuk menyempurnakan gerakan, memilih kostum yang memperkuat nuansa tradisional, dan menguasai panggung agar mampu memikat penonton dari awal hingga akhir. Dukungan penuh dari sekolah dan kerja sama tim yang solid menjadikan mereka mampu bersaing di tengah kompetisi ketat.
Suasana final show semakin meriah dengan sorakan penonton yang mengiringi setiap penampilan. Tepuk tangan membahana saat nama Arkananta Dahayu diumumkan sebagai juara 3, menjadi bukti apresiasi atas usaha mereka.
Baca juga: Candra Gemilang SMA Negeri 5 Karawang Sabet Juara 1 Jaipong di BSI Flash 2025
Sebagai bentuk penghargaan, tim ini menerima piagam, piala, hadiah uang tunai, souvenir, dan beasiswa dari UBSI untuk seluruh anggota tim. Dukungan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berkarya, sekaligus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
BSI Flash bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana pelestarian budaya Nusantara. Dalam kategori jaipong, peserta ditantang menampilkan tarian khas Jawa Barat dengan sentuhan kreatif tanpa menghilangkan esensi budaya. Keberhasilan Arkananta Dahayu menjadi contoh nyata bahwa generasi muda mampu mengangkat seni tradisional ke panggung modern dengan penuh kebanggaan.(Niken)