Mahasiswa UBSI Bangkitkan Rasa Percaya Diri Siswa SMP di NTT
BSINews, Ngada – Dalam rangkaian KKN Merajut Nusantara III, Panca Adiguna Muharram, mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), menghadirkan suasana belajar yang berbeda di SMPN 1 Satu Atap (SATAP) Desa Lengkosambi Barat, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Dengan pendekatan kreatif, ia mengajak para siswa untuk belajar sambil bermain, sekaligus membangun rasa percaya diri mereka.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif, tidak hanya mendorong mahasiswanya menguasai teknologi, tetapi juga mengasah keterampilan sosial dan kepedulian terhadap masyarakat. Kehadiran Panca di sekolah ini menjadi salah satu bentuk nyata penerapan ilmu di lapangan, terutama dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna.
UBSI Bangkitkan Rasa Percaya Diri Siswa
Pada Jumat, 1 Agustus 2025, Panca mengajak 27 siswa kelas 8A dan 8B membuat drama edukasi bertema karakter dan perilaku positif. Melalui kegiatan ini, siswa dilatih untuk berani berbicara di depan umum, bekerja sama, serta memahami pentingnya sikap saling menghargai. Keesokan harinya, Sabtu, 2 Agustus 2025, giliran 44 siswa dari kelas 7 dan 8 mengikuti kegiatan membuat pesawat cita-cita dari origami, dilanjutkan dengan ice breaking seperti tarian daerah dan permainan Simon Says.
Salah satu siswa kelas 8, Maria, mengungkapkan rasa senangnya mengikuti kegiatan ini.
“Biasanya kami belajar hanya membaca buku, tapi kali ini bisa main sambil belajar. Rasanya jadi lebih percaya diri kalau tampil di depan,” tuturnya penuh semangat.
Baca juga:Merajut Nusantara, Menyulam Teknologi! Mahasiswa UBSI Bantu Transformasi Digital Desa 3T Lewat KKN
Guru SMPN 1 SATAP Lengkosambi Barat, Yohana Djeha, juga memberikan apresiasi. Menurutnya, metode Joyful Learning yang dibawa Panca mampu membuat siswa lebih aktif dan berani mengemukakan pendapat.
“Mereka tidak hanya belajar materi, tapi juga belajar menghargai teman, bekerja sama, dan mencoba hal baru,” jelas Yohana.
Kegiatan ini merupakan bagian dari KKN Merajut Nusantara III yang melibatkan 27 perguruan tinggi di bawah LLDIKTI Wilayah III. Melalui kehadiran mahasiswa UBSI, siswa-siswa di desa terpencil mendapatkan pengalaman belajar yang memotivasi mereka untuk terus bermimpi dan berkembang, meski dengan keterbatasan fasilitas.(Teguh)