BSINews, Jakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Fatmawati mengukuhkan komitmennya dalam membangun kemitraan erat antara institusi pendidikan dan keluarga melalui penyelenggaraan kegiatan Bincang Kampus Bersama Orang Tua (BKOT) pada Sabtu (20/6).
Acara ini menjadi platform krusial bagi dialog dan diskusi antara pihak kampus dan orang tua mahasiswa, mencakup aspek perkembangan akademik, aktivitas kemahasiswaan, hingga strategi membekali mahasiswa agar siap memasuki dunia profesional.
Baca juga: UBSI Kampus Tegal Gelar BKOT Batch 3, Perkuat Sinergi Kampus dan Orang Tua Cetak Generasi Unggul
Dalam sambutannya, Kepala Kampus UBSI Fatmawati, Ishak Kholil, menekankan pentingnya kolaborasi ini.
“Mahasiswa berada pada fase penting dalam kehidupannya, yaitu masa transisi menuju dunia profesional. Pada fase ini, mereka membutuhkan dukungan tidak hanya dari kampus, tetapi juga dari keluarga. Ketika kampus dan orang tua memiliki visi yang sama dalam mendampingi mahasiswa, maka proses pembentukan kompetensi, karakter, dan kesiapan karier akan berjalan lebih optimal,” ujar Ishak.
Ia menambahkan bahwa pendidikan merupakan proses yang membutuhkan sinergi, di mana kampus dan keluarga tidak dapat berjalan sendiri-sendiri.
Kegiatan BKOT ini menghadirkan dua narasumber terkemuka, Dr. Agus Priadi dan Sandra Jamu, yang berbagi wawasan mendalam mengenai tantangan generasi muda di era digital, pentingnya penguatan karakter, serta strategi pendampingan efektif bagi orang tua selama masa perkuliahan.
Para peserta mendapatkan gambaran komprehensif mengenai berbagai aktivitas di luar akademik yang dijalankan mahasiswa, seperti organisasi dan pengembangan keterampilan, yang semuanya berkontribusi pada kesiapan karier.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif memahami bahwa keberhasilan mahasiswa tidak hanya diukur dari nilai akademis semata, melainkan juga dari kemampuan adaptasi, komunikasi, kerja sama tim, dan pola pikir yang positif.
Kompetensi-kompetensi ini menjadi bekal vital bagi lulusan untuk bersaing di tengah perubahan lanskap profesional yang dinamis. Suasana interaktif tercipta saat orang tua antusias berdiskusi langsung dengan narasumber dan civitas akademika UBSI mengenai berbagai isu studi, tantangan generasi milenial, dan prospek karier pasca-kelulusan.
Menurut Ishak Kholil, forum BKOT memiliki nilai strategis untuk membangun kepercayaan dan kedekatan komunikasi.
“Kami ingin orang tua mengetahui bahwa kampus tidak hanya fokus pada proses belajar mengajar di kelas, tetapi juga berupaya mengembangkan keterampilan, karakter, dan kesiapan karier mahasiswa. Dengan dukungan orang tua yang kuat, kami optimistis mahasiswa dapat berkembang menjadi lulusan yang unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan,” jelasnya.
Melalui penyelenggaraan BKOT ini, UBSI Kampus Fatmawati menegaskan kembali visinya untuk terus memperkuat kemitraan positif dengan keluarga mahasiswa.
Sinergi yang terjalin diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang holistik, mendukung perkembangan mahasiswa secara menyeluruh, baik dari sisi akademik, karakter, maupun kesiapan memasuki dunia profesional. Keberhasilan mahasiswa merupakan cerminan kolaborasi yang kuat antara kampus, keluarga, dan mahasiswa itu sendiri.