UBSI Kampus Tasikmalaya dan BIMA Kemdiktisaintek Dorong Transparansi Keuangan BUMDes Lewat Teknologi Inovatif

0 102

BSINews, Tasikmalaya — Pengelolaan keuangan yang transparan menjadi salah satu kunci keberhasilan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, masih banyak BUMDes yang menghadapi kendala karena pencatatan keuangan dilakukan secara manual dan tidak terintegrasi. Menjawab tantangan tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) BIMA Kemdiktisaintek menghadirkan solusi digitalisasi keuangan desa. Program ini dilaksanakan di Desa Sumberjaya, Kecamatan Ciamis, pada Rabu (13/8).

Inovasi Digital Tingkatkan Transparansi BUMDes

Kegiatan ini mengusung sosialisasi pemanfaatan aplikasi keuangan untuk seluruh unit usaha yang dikelola BUMDes Bagja Waluya. Program ini diharapkan dapat mengatasi hambatan pencatatan pemasukan dan pengeluaran yang selama ini dilakukan secara manual, mulai dari unit usaha Mini Soccer, Bumi Perkemahan, Sewa Kios, Air Wesslik, hingga Internet Desa.

Minimnya sistem keuangan yang terintegrasi menyebabkan manajemen BUMDes kesulitan mengetahui laba bulanan secara pasti, yang berdampak pada rendahnya tingkat kepercayaan masyarakat. Menyadari hal ini, tim PKM Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Tasikmalaya menawarkan aplikasi keuangan digital yang dirancang khusus untuk kebutuhan unit usaha desa. Solusi ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi pencatatan, mempermudah pelaporan, serta mendorong transparansi dan akuntabilitas.

Kegiatan ini diawali dengan pembukaan resmi yang diiringi sambutan dari berbagai pihak yang terlibat. Kepala Desa Sumberjaya, H. Haris Iwan Gunawan, menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dihadirkan tim PKM UBSI Tasikmalaya. Menurutnya, program ini memberikan manfaat nyata bagi pengelolaan BUMDes di wilayahnya.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran tim PKM yang telah membawa solusi nyata bagi BUMDes kami. Dengan adanya aplikasi keuangan ini, saya berharap pengelolaan unit usaha desa bisa lebih profesional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Jumat (15/8).

Dukungan juga datang dari Direktur BUMDes Bagja Waluya, Asep Rohendi, yang menilai teknologi ini sebagai jawaban atas permasalahan pencatatan keuangan yang selama ini dihadapi.

“Selama ini kami kesulitan dalam mencatat dan melaporkan keuangan secara sistematis. Kehadiran aplikasi ini adalah angin segar bagi kami,” ujarnya.

Ketua Tim PKM, Ir. Ai Ilah Warnilah, menambahkan bahwa program ini merupakan langkah nyata untuk membawa digitalisasi ke desa. Ia menekankan bahwa perkembangan teknologi tidak hanya relevan bagi wilayah perkotaan, tetapi juga penting untuk kemajuan desa.

“Kami percaya bahwa teknologi harus menyentuh semua kalangan, termasuk pengelolaan ekonomi desa. Digitalisasi bukan hanya untuk kota besar, tapi juga untuk desa yang ingin maju,” jelasnya.

Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Yanti Apriyani yang menjelaskan fitur-fitur utama aplikasi. Materi mencakup pencatatan transaksi harian, pemasukan, pengeluaran, saldo akhir, hingga pembuatan laporan keuangan bulanan. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif dalam diskusi dan tanggapan positif terhadap aplikasi.

“Aplikasinya sangat mudah digunakan dan benar-benar menjawab kebutuhan kami,” ujar Yati, salah satu peserta.

Baca juga: UBSI Kampus Tasikmalaya Dukung Digitalisasi dan Penguatan Keuangan BUMDes Lewat Tim PKM BIMA

Kepala Desa Sumberjaya berharap aplikasi ini dapat segera diimplementasikan dan menjadi contoh bagi desa lain. Sementara itu, Direktur BUMDes Bagja Waluya berkomitmen menggunakan aplikasi tersebut secara konsisten sebagai langkah awal menuju pengelolaan BUMDes yang modern dan akuntabel.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat desa mampu melahirkan inovasi yang berdampak langsung. Tim PKM UBSI kampus Tasikmalaya sebagai Kampus Digital Kreatif optimis aplikasi ini akan menjadi titik awal transformasi digital bagi BUMDes Bagja Waluya, sekaligus mendorong kemajuan ekonomi desa secara berkelanjutan.(Tiara Sari)

Leave A Reply

Your email address will not be published.