Ujian Penentu Kelulusan, 37 Mahasiswa UBSI Kampus Solo Ikuti Sidang Tugas Akhir

0 198

BSINews, Solo — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Solo kembali menggelar sidang Tugas Akhir sebagai tahap akhir yang harus dilalui mahasiswa sebelum dinyatakan lulus. Kegiatan yang berlangsung pada Senin–Jumat, 11–22 Agustus 2025 di ruang sidang kampus ini diikuti oleh 37 mahasiswa dari Program Studi Sistem Informasi dan Sistem Informasi Akuntansi.

Sidang Tugas Akhir menjadi momen penting bagi mahasiswa untuk mempresentasikan hasil penelitian atau proyek yang telah mereka kerjakan. Dalam kesempatan ini, mereka dituntut menunjukkan kemampuan mengolah data, menganalisis permasalahan, dan menawarkan solusi sesuai bidang keilmuan masing-masing, setelah sebelumnya menempuh minimal delapan kali bimbingan.

Uji Akademik, Mental, dan Keterampilan Komunikasi

Ketua Program Studi (Kaprodi) Sistem Informasi UBSI kampus Solo, Supriyanta, menjelaskan bahwa sidang ini tidak hanya menjadi sarana evaluasi akademik, tetapi juga melatih mental dan kemampuan komunikasi mahasiswa.

“Sidang Tugas Akhir ini menjadi puncak proses pembelajaran mahasiswa. Mereka harus mampu mempertanggungjawabkan hasil karyanya secara tertulis dan meyakinkan para penguji,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, Jumat (15/8).

Baca juga: Spesial HUT RI ke-80! UBSI Kampus Solo Bagikan Jaket Eksklusif Gratis

Dari total peserta, topik yang diangkat terbagi menjadi tiga kategori utama yang meliputi perancangan sistem informasi berbasis web atau mobile, perancangan program berbasis web atau mobile, serta proyek sistem informasi berbasis web, mobile, atau game. Ketiga kategori tersebut mencerminkan fokus keahlian mahasiswa dalam merancang solusi teknologi yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri.

Setelah menyelesaikan sidang Tugas Akhir, mahasiswa yang dinyatakan lulus akan melanjutkan ke tahap yudisium sebelum resmi diwisuda. UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif mendukung penuh pelaksanaan sidang ini melalui penyediaan fasilitas, bimbingan yang terstruktur, dan lingkungan akademik yang kondusif. Dukungan tersebut diharapkan dapat melahirkan karya-karya inovatif yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja.(Siti Hafizah)

Leave A Reply

Your email address will not be published.