BSINews, Jakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Jatiwaringin menunjukkan komitmennya dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi era digital dengan menggelar workshop bertema “Soft Skill, Teknologi, dan AI: Trio Andalan untuk Masa Depan Gemilang” di SMAN 48 Jakarta, Senin (21/4).
UBSI Dorong Literasi Digital di Sekolah
Kegiatan ini dirancang untuk membangkitkan minat dan rasa ingin tahu siswa kelas XII terhadap perkembangan dunia digital, khususnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Dengan pendekatan edukatif yang menyenangkan, workshop menekankan pentingnya soft skill, penguasaan teknologi, serta pemanfaatan AI sebagai bekal utama dalam menghadapi dunia kerja dan pendidikan tinggi.
Kepala SMAN 48 Jakarta, Luhur Setiawati, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
“UBSI konsisten menghadirkan kontribusi nyata di bidang pendidikan, terutama dalam literasi digital dan teknologi. Hal ini sangat bermanfaat untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.
Baca juga: Calon Mahasiswa UBSI Antusias Ikuti Workshop AI di BKOT: Inspirasi Kreatif dari Dunia Digital
Narasumber Inspiratif Bahas AI
Workshop dipandu oleh Rian Septian Anwar, dosen sekaligus praktisi teknologi UBSI. Selama tiga jam, ia mengajak siswa menyelami dunia AI secara ringan dan aplikatif. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan kecerdasan buatan, pemetaan keterampilan masa depan, hingga demo implementasi AI dalam kehidupan sehari-hari, seperti chatbot cerdas dan sistem prediksi sederhana.
“AI bukan hanya teknologi, tetapi juga peluang. Namun, agar bisa dimanfaatkan secara optimal, siswa harus melengkapinya dengan soft skill seperti komunikasi, kolaborasi, dan problem solving,” jelas Rian di hadapan peserta.
Dengan metode interaktif dan penuh contoh nyata, workshop ini tidak hanya menambah pengetahuan siswa, tetapi juga membangun kepercayaan diri mereka untuk menyongsong era digital. UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cakap teknologi, tetapi juga siap secara mental dan sosial menghadapi perubahan zaman. (Femmy)