Ceramah Penuh Hikmah di Safari Ramadhan UBSI Kampus Jatiwaringin 2025

0 17

BSINews, Jakarta Safari Ramadhan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) 2025 di Kampus Jatiwaringin berlangsung khidmat dengan menghadirkan penceramah Ustad Muhammad Imran. Dai muda yang telah berdakwah lebih dari 15 tahun ini membawakan ceramah bertema “Menemukan Cahaya Ilahi di Bulan Ramadhan” dan berhasil memukau ratusan peserta, mulai dari rektor, dosen, staf, hingga mahasiswa, Selasa (18/3).

Kehadiran Dai Muda yang Inspiratif

Ustad Muhammad Imran dikenal dengan penyampaiannya yang menyentuh hati, menggabungkan ilmu agama, kisah inspiratif, dan humor ringan. Kehadirannya menjadi daya tarik utama Safari Ramadhan UBSI, yang digelar di Auditorium Kampus Jatiwaringin dengan nuansa Islami yang menambah kekhusyukan acara.

Dalam ceramahnya, Ustad Muhammad Imran menekankan tiga poin utama. Pertama, Ramadhan sebagai bulan pencerahan hati, di mana puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari kemaksiatan. “Inilah saatnya kita merenung dan memperbaiki diri,” ujarnya. Kedua, ia menyoroti kekuatan doa di bulan Ramadhan, dengan menegaskan bahwa doa adalah senjata umat Muslim. “Di bulan Ramadhan, pintu langit terbuka lebar dan doa-doa kita lebih mudah dikabulkan,” jelasnya. Ketiga, ia mengingatkan pentingnya Ramadhan sebagai momentum berbagi. “Ramadhan mengajarkan kita untuk peduli terhadap orang lain. Sedekah tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga membersihkan hati,” ucapnya. Ia pun mengapresiasi inisiatif UBSI yang membagikan paket sembako kepada peserta sebagai bentuk nyata semangat berbagi.

Baca juga: Rektor UBSI Hangatkan Safari Ramadhan 2025, Serukan Nilai Kebersamaan dan Kepedulian

Kesyahduan Safari Ramadhan UBSI 2025

Di akhir ceramah, Ustad Imran berpesan agar jamaah tidak menyia-nyiakan kesempatan Ramadhan.
“Jadikan Ramadhan tahun ini sebagai titik balik untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Mari kita bersama-sama meraih cahaya Ilahi dengan meningkatkan ibadah, menjaga silaturahmi, dan berbagi kepada sesama,” tuturnya penuh semangat.

Ceramah tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi peserta, yang merasa lebih termotivasi untuk meningkatkan kualitas ibadah. Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.

Melalui Safari Ramadhan ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memperkaya pemahaman spiritual civitas akademika, menjadikan Ramadhan lebih bermakna. (Femmy)

Leave A Reply

Your email address will not be published.