Dosen UBSI Kampus Yogyakarta Teliti Produktivitas Peternakan Burung Puyuh di Gunungkidul
BSINews, Yogyakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Yogyakarta terus menunjukkan kontribusinya dalam penelitian terapan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. Pada Rabu, 21 Mei 2025, dua dosen UBSI, yakni Annida Purnamawati dan Wawan Nugroho, melakukan penelitian tentang potensi produktivitas peternakan burung puyuh di Dusun Ngaliyan, Desa Pulutan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dosen UBSI Kampus Yogyakarta Teliti Produktivitas Peternakan Burung Puyuh di Gunungkidul
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif selalu berkomitmen mendorong dosen dan mahasiswa untuk menghasilkan penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat. Penelitian berjudul “Potensi Produktivitas Peternakan Burung Puyuh di Dusun Ngaliyan, Desa Pulutan, Wonosari, Gunungkidul” ini bertujuan mengungkap efektivitas penerapan teknik analisis terhadap hasil produksi telur puyuh, khususnya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi. Tim peneliti melakukan pengumpulan data lapangan, wawancara dengan peternak lokal, serta analisis berdasarkan faktor pakan, suhu kandang, kebersihan, hingga pencahayaan.
Baca juga: UTS UBSI kampus Solo Berjalan Kondusif, Mahasiswa Antusias Jalani Evaluasi Semester
Ketua tim penelitian, Annida Purnamawati, menjelaskan bahwa metode analisis regresi yang digunakan memberikan hasil signifikan. “Analisis dengan metode regresi dapat dianggap kuat dan valid. Kedua variabel independen memiliki kontribusi yang signifikan terhadap prediksi variabel dependen,” ujarnya.
Sementara itu, Wawan Nugroho menekankan pentingnya modernisasi di sektor peternakan desa. “Di era transformasi digital, modernisasi peternakan harus merambah hingga ke desa. Teknologi tidak hanya untuk industri besar, melainkan bisa diaplikasikan dengan perangkat sederhana seperti sensor suhu otomatis dan pencatatan produksi berbasis aplikasi,” ungkapnya.
Hasil awal penelitian menunjukkan bahwa dengan manajemen peternakan yang lebih terstruktur serta dukungan teknologi sederhana, peternakan burung puyuh di Dusun Ngaliyan memiliki potensi besar untuk berkembang. Penelitian ini tidak hanya memberi kontribusi akademik, tetapi juga menjadi bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat desa sebagai mitra kolaboratif UBSI, sekaligus mendukung pembangunan ekonomi lokal berbasis potensi wilayah.(Niken)