SMAN 48 Jakarta Antusias Sambut Workshop Digital Kreatif UBSI, Bangun Literasi Teknologi Siswa

0 15

BSINews, Jakarta – Pada Senin (21/4), suasana aula utama SMAN 48 Jakarta dipenuhi semangat belajar luar biasa dalam workshop digital kreatif hasil kolaborasi dengan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Jatiwaringin. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus membangun karakter siswa.

SMAN 48 Jakarta Antusias Sambut Workshop Digital Kreatif UBSI

Dengan mengusung tema “Soft Skill, Teknologi, dan AI: Trio Andalan untuk Masa Depan Gemilang”, workshop ini mendapat sambutan positif dari Kepala Sekolah SMAN 48 Jakarta, Luhur Setiawati. Ia menilai kegiatan tersebut penting sebagai langkah awal siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi era digital dan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Kegiatan berlangsung di aula sekolah yang dikemas dalam suasana kolaboratif dan interaktif. Siswa tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga berpartisipasi aktif dalam diskusi, praktik langsung, serta simulasi teknologi seperti penggunaan ChatGPT. Metode ini bertujuan menumbuhkan rasa ingin tahu, kepercayaan diri, serta kemampuan berpikir kritis yang sangat relevan dengan kebutuhan masa kini.

Baca juga : Saatnya Melek AI! UBSI Kampus Slipi Ajak Ribuan Guru & Siswa Hadapi Era Digital

Rian Septian Anwar, Kepala Kampus UBSI kampus Jatiwaringin sekaligus narasumber workshop, menyampaikan bahwa literasi digital harus berjalan beriringan dengan penguatan soft skill. “Kami ingin siswa tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan kolaborasi yang kuat. Kombinasi inilah yang akan membekali mereka menghadapi tantangan masa depan,” ungkapnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Rabu (23/4).

Antusiasme siswa SMAN 48 Jakarta menjadi bukti keberhasilan pelaksanaan workshop ini. Melalui kolaborasi antara sekolah dan UBSI, pendidikan tidak hanya menjadi sarana transfer ilmu, tetapi juga pengalaman belajar yang inspiratif, membekas secara emosional, dan mampu mencetak generasi cerdas, kreatif, serta siap berdaya saing di era digital. (Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.