UBSI Kampus Cikampek Gelar Seminar Parenting, Bantu Orang Tua Dampingi Anak Masuk Perguruan Tinggi

0 15

BSINews, Cikampek Masa transisi dari sekolah menengah ke perguruan tinggi kerap menjadi fase penuh kebimbangan bagi siswa. Banyak di antara mereka masih bingung memilih jurusan, belum memahami jalur masuk perguruan tinggi, bahkan ada yang masih ragu apakah ingin melanjutkan kuliah. Di sisi lain, tidak sedikit orang tua yang juga belum mengetahui peran penting mereka di masa-masa krusial ini.

Menjawab kebutuhan tersebut, Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) sebagai Kampus Digital Kreatif Kampus Cikampek menyelenggarakan Seminar Parenting bertajuk “Langkah Jitu Tembus PTN & PTS” pada Selasa (6/5). Kegiatan ini diikuti para guru, orang tua, serta siswa kelas XII yang tengah bersiap melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Seminar Parenting, Bantu Orang Tua Dampingi Anak

Seminar ini menghadirkan narasumber Walim dan M. Syamsul Azis yang memberikan pemaparan seputar strategi memilih jurusan, mengenal jalur undangan, hingga pentingnya dukungan psikologis keluarga. Materi yang disampaikan tidak hanya teoritis, melainkan juga berdasarkan pengalaman nyata dalam membimbing mahasiswa.

Selain itu, dua mahasiswa UBSI turut berbagi kisah perjuangan mereka dalam meraih beasiswa. Kisah Annisa dan Dhafi menjadi pengingat bahwa keberhasilan masuk kampus favorit tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik, tetapi juga strategi, kerja keras, serta dukungan moral dari keluarga dan guru

“Seminar ini sangat membantu kami sebagai pendidik untuk menjembatani komunikasi antara siswa dan orang tua. Banyak siswa berbakat yang kehilangan arah karena kurangnya komunikasi di rumah. Bekal yang kami dapatkan hari ini sangat bermanfaat,” ungkap salah satu peserta seminar.

Baca juga:Mahasiswa UBSI Kampus Pontianak Kobarkan Semangat Pendidikan, Sosialisasikan Beasiswa Jalur Undangan (BJU) ke SMAN 4 Sungai Raya

Melalui kegiatan ini, UBSI berupaya membangun sinergi antara sekolah dan perguruan tinggi. Kampus bukan hanya hadir untuk mahasiswa yang sudah diterima, melainkan juga peduli pada proses bagaimana mereka mempersiapkan diri menuju jenjang yang lebih tinggi.(Teguh)

Leave A Reply

Your email address will not be published.