Seminar Kemerdekaan Digital Kupas Peran AI di Dunia Pendidikan dan Bisnis

0 14

BSINews, Karawang Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Karawang akan menggelar Seminar Kemerdekaan Digital bertema “Artificial Intelligence for Education and Business” pada Rabu (3/9) di Aula UBSI kampus Karawang. Agenda ini dijadwalkan berlangsung pukul 08.30 hingga 11.30 WIB dan terbuka bagi mahasiswa, dosen, pelajar, serta masyarakat umum.

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif menghadirkan sejumlah narasumber yang berpengalaman di bidangnya. Moch. Syamsul Azis akan membahas penerapan kecerdasan buatan dalam dunia pendidikan. Sementara itu, Bryan Givan, Co-Founder DICO, akan memaparkan pemanfaatan AI dalam strategi bisnis modern. Jalannya seminar akan dipandu oleh Dian Ardiansyah, dosen sekaligus penggiat AI.

Seminar Kemerdekaan Digital Kupas Peran AI di Dunia Pendidikan dan Bisnis

Sebagai keynote speaker, Hasan Basri selaku Kepala Kampus UBSI Kampus Karawang menegaskan pentingnya memahami AI sejak dini. Menurutnya, teknologi ini tidak hanya mengubah cara belajar, tetapi juga mengubah cara dunia usaha berkembang.
“AI harus kita lihat sebagai peluang. Dengan memahami teknologi ini sejak awal, kita bisa memperkuat pendidikan sekaligus memajukan dunia usaha lokal,” ungkap Hasan.

Selain mendapatkan pengetahuan, peserta juga akan memperoleh sejumlah manfaat praktis. Panitia menyiapkan sertifikat, souvenir eksklusif, snack, hingga kesempatan meraih beasiswa pendidikan. Biaya pendaftaran ditetapkan Rp50.000 untuk mahasiswa, Rp100.000 untuk dosen, dan Rp100.000 untuk umum. Pendaftaran bisa dilakukan secara daring melalui tautan resmi: bit.ly/SeminarAIKarawang.

Baca juga: Jelajahi Peluang Digital! Seminar Kemerdekaan Digital UBSI Kampus Jatiwaringin Segera Digelar

Pemilihan tema AI dianggap relevan dengan kebutuhan zaman. Data UNESCO 2024 mencatat bahwa penggunaan AI di sektor pendidikan mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran hingga 30 persen. Sementara laporan McKinsey menunjukkan penerapan AI dalam bisnis dapat menaikkan produktivitas 15–20 persen dalam setahun. Fakta ini memperlihatkan urgensi diskusi AI yang digelar UBSI Karawang.

Seminar ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak seperti Asosiasi AI, DICO, KIAN, Karawang Hitz, Bekasi Net, dan komunitas digital lainnya. Kolaborasi tersebut menegaskan bahwa pemanfaatan AI bukan sekadar isu teknologi, melainkan agenda kolektif untuk pendidikan, bisnis, hingga pengembangan masyarakat.

Dengan semangat kemerdekaan yang dikaitkan dengan digitalisasi, UBSI Kampus Karawang berharap seminar ini menjadi ruang inspirasi dan momentum lahirnya ekosistem AI yang sehat di Karawang dan sekitarnya.(Niken)

Leave A Reply

Your email address will not be published.