Mahasiswa UBSI Kampus Solo Lolos MBKM Bangkit
BSINews — Program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) Bangkit adalah inisiatif kolaboratif antara Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia dengan perusahaan teknologi global seperti Google, GoTo, dan Traveloka. Program ini dirancang untuk memberikan mahasiswa Indonesia keterampilan dan pengalaman praktis di bidang teknologi, khususnya dalam kecerdasan buatan (AI), machine learning, cloud computing, dan pengembangan aplikasi Android.
Poin penting terkait Program MBKM Bangkit antara lain:
-
Pelatihan Berbasis Industri
Mahasiswa yang terpilih akan mendapatkan pelatihan langsung dari para ahli industri, termasuk dari perusahaan mitra seperti Google. Topik-topik yang diajarkan biasanya mencakup teknologi terbaru dan keterampilan praktis yang sangat dibutuhkan di dunia kerja. -
Kurikulum Berorientasi Proyek
Peserta program tidak hanya mendapatkan pelatihan teoritis, tetapi juga diharuskan untuk menyelesaikan proyek nyata yang biasanya melibatkan pengembangan produk atau solusi berbasis teknologi.
Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Solo selalu antusias menyambut program MBKM. Pada semester ganjil ini, ada mahasiswa yang lolos mengikuti seleksi MBKM, di antaranya ikut program Bangkit.
“Mahasiswa kami yang lolos Program Bangkit adalah Fitri Ning Alisia, Denny Irawan, dan Wahyu Tri Cahyono,” jelas Supriyanta, Kaprodi Sistem Informasi UBSI kampus Solo.
“Ada juga mahasiswa lain yang lolos MBKM, hanya pilihannya berbeda. Alhamdulillah setiap kesempatan kita ikuti dan mahasiswa-mahasiswi UBSI kampus Solo ternyata tidak kalah dengan perguruan tinggi lain dalam bersaing mengikuti program MBKM,” lanjut Supriyanta.
Baca juga: UBSI Dorong Mahasiswa Ikuti Program MBKM dan Kampus Berdampak
Poin penting lainnya dari Program Bangkit:
-
Pembekalan Sertifikasi
Program Bangkit juga menawarkan peluang bagi mahasiswa untuk mendapatkan sertifikasi global di bidang-bidang tertentu seperti Google Cloud dan Android Developer, yang dapat membantu meningkatkan daya saing mereka di dunia kerja. -
Mendukung Program Merdeka Belajar
Program ini mendukung inisiatif Merdeka Belajar dengan memberikan mahasiswa kesempatan untuk belajar di luar kampus, mengembangkan keterampilan sesuai kebutuhan industri, dan mendapatkan pengalaman kerja yang relevan sebelum lulus. -
Seleksi Peserta
Pendaftaran terbuka untuk mahasiswa aktif dari berbagai universitas di Indonesia. Namun, seleksi peserta cukup kompetitif, dengan penilaian berdasarkan motivasi, kemampuan, dan potensi untuk berkembang di bidang teknologi.
Program Bangkit dirancang untuk mempersiapkan lulusan yang siap kerja, memiliki keterampilan teknologi yang kuat, dan mampu berinovasi di dunia kerja yang terus berubah. Setelah mahasiswa nantinya selesai dan mendapat nilai dari pihak mitra, nilai tersebut akan dikonversi ke Kartu Hasil Studi (KHS).(Tiara Sari)