BSINews, Tegal – Dunia pendidikan tinggi terus mendorong lahirnya inovasi dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Salah satu upayanya diwujudkan melalui program hibah penelitian dan pengabdian yang menjadi ajang peningkatan kualitas riset dosen di berbagai perguruan tinggi. Dalam semangat tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif kembali menorehkan prestasi akademik. Enam dosen dari Kampus PSDKU Kota Tegal berhasil lolos dalam Hibah Internal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Tahun Pendanaan 2025.
Program hibah ini diselenggarakan oleh Yayasan BSI melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UBSI sebagai wadah untuk mendorong budaya riset sekaligus memperkuat kontribusi nyata perguruan tinggi kepada masyarakat. Penetapan pemenang tertuang dalam Surat Keputusan LPPM UBSI Nomor: 108/LPPM-UBSI/VII/2025.
Raih Hibah Internal Penelitian dan Pengabdian Tahun 2025
Pada kategori Penerima Hibah Penelitian, tercatat tiga judul penelitian yang berhasil lolos seleksi. Pertama, penelitian yang dilakukan oleh Nurlaelatul Maulidah, Hiya Nalatissifa, dan Kheri Agus Suseno berjudul Implementasi Deep Learning pada Deteksi Dini Penyakit Ginjal Kronis Menggunakan Metode Artificial Neural Network (ANN), Long Short-Term Memory (LSTM), dan Convolutional Neural Network (CNN). Selanjutnya, karya dari Ulumuddin, Dzulchan Abror, dan Amar Ma’ruf yang berfokus pada Optimalisasi Algorithma Naive Bayes Menggunakan Metode Particle Swarm Optimization pada Pasien Tuberkulosis. Sementara itu, Mawadatul Maulidah, Suleman, dan Angga Ardiansyah turut meloloskan penelitian berjudul Analisis Sentimen pada Ulasan Aplikasi Notion AI dengan Metode Support Vector Machine dan Random Forest.
Adapun pada kategori Penerima Hibah Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), tiga program juga berhasil mendapatkan hibah. Puspa Fortuna Zulfa, Husni Faqih, dan Ery Suryanti mengusung program Santri Go Digital: Manajemen Pembelajaran Bahasa Inggris melalui Platform Online Sederhana pada Pondok Pesantren Riyadus Sholihin. Selanjutnya, Afit Muhammad Lukman dengan program Transformasi Digital UMKM Berkah Cumplung melalui Website E-Commerce dengan Penerapan Teknologi Artificial Intelligence untuk Analisis dan Promosi Produk. Terakhir, Andrian Eko Widodo, Fanny Fatma Wati, dan Nadiyah Hidayati melaksanakan program Akselerasi Penjualan Hasil Pertanian melalui Platform Digital: Penerapan Aplikasi Tukangsayur pada KWT Boga Lestari.
Mawadatul Maulidah, staf LPPM UBSI kampus Tegal, menyampaikan apresiasi terhadap capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa lolosnya para dosen dalam hibah tahun 2025 menunjukkan dedikasi dan kualitas riset yang sangat baik.
“Kami berharap penelitian dan pengabdian yang dilakukan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkaya khasanah keilmuan di lingkungan akademik,” ujarnya dalam pernyataan tertulis, Rabu (10/9).
Baca juga: Dosen UBSI Kampus Tegal Siap Naik Jabatan: Sosialisasi Sukses Ajuan Lektor Kepala
Senada dengan itu, Suleman selaku Kaprodi Teknologi Komputer UBSI kampus Tegal juga memberikan ucapan selamat.
“Prestasi ini patut dibanggakan karena menunjukkan semangat dosen dalam berinovasi. Hasil penelitian dan pengabdian nantinya diharapkan tidak hanya memperkuat program studi, tetapi juga memberikan kontribusi positif dalam menjawab tantangan masyarakat di era digital,” ungkapnya.
Dengan capaian ini, UBSI kampus Tegal semakin meneguhkan komitmennya yang mencetak dosen dan mahasiswa unggul dalam penelitian, inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat. LPPM UBSI menyampaikan selamat kepada seluruh dosen penerima hibah dengan harapan lahir karya-karya inovatif yang berdampak luas bagi dunia akademik dan masyarakat.(Tiara Sari)