Lewat M-Parent, Orang Tua Mahasiswa UBSI Kampus BSD Rasakan Manfaat Transformasi Digital
BSINews, Tangerang – Transformasi digital bukan hanya dirasakan oleh mahasiswa dan dosen, tetapi juga menyentuh peran orang tua. Hal ini terlihat dalam acara Bincang Kampus bersama Orang Tua (BKOT) yang digelar Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus BSD pada Sabtu (16/8), di mana kampus memperkenalkan aplikasi M-Parent sebagai sarana pemantauan perkuliahan anak.
Ekosistem Digital Terintegrasi
Dalam acara tersebut, UBSI kampus BSD menjelaskan ekosistem digital berbasis aplikasi mobile yang telah dibangun untuk menunjang aktivitas civitas academica. Aplikasi tersebut meliputi PMB UBSI untuk pendaftaran mahasiswa baru, M-Student untuk mahasiswa, M-Staff untuk dosen dan karyawan, E-KTM BSI sebagai kartu mahasiswa digital, serta M-Parent yang menjadi perhatian utama para orang tua.
M-Parent hadir sebagai jembatan digital yang memungkinkan orang tua memantau perkembangan akademik anak secara proaktif dan real-time. Fitur yang ditawarkan mencakup pengecekan jadwal kuliah, rekap absensi, informasi nilai per semester, hingga notifikasi status pembayaran kuliah.
Kepala Kampus UBSI kampus BSD, Mahmud Safudin, menegaskan pentingnya peran aplikasi ini dalam ekosistem pendidikan digital UBSI.
“Dengan M-Parent, kami ingin melibatkan orang tua sebagai mitra strategis dalam mendampingi perkuliahan anak. Transparansi informasi menjadi kunci agar mahasiswa tetap terarah, didukung, dan termotivasi untuk berprestasi,” jelasnya dalam rilis yang diterima, Senin (18/8).
Baca juga: Mahasiswa Baru UBSI Kampus BSD Siap Hadapi Dunia Digital dengan Senjata AI
Pengenalan aplikasi M-Parent ini disambut antusias para orang tua. Mereka merasa sangat terbantu karena kini memiliki alat praktis untuk mengawasi dan memberi dukungan meski terpisah oleh jarak.
Salah satu orang tua mahasiswa, Andre, juga memberikan kesannya.
“Sebagai orang tua, saya jadi lebih tenang karena bisa memantau langsung dari ponsel. Kalau ada masalah dengan kehadiran atau nilai, saya bisa cepat berdiskusi dengan anak. Rasanya sangat terbantu,” ungkapnya.
Antusiasme tersebut menunjukkan adanya paradigma baru, di mana teknologi bukan hanya untuk mempermudah proses belajar-mengajar, tetapi juga mempererat komunikasi antara kampus, mahasiswa, dan orang tua.
Inovasi ini menegaskan peran UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif. Dengan menyediakan infrastruktur teknologi yang mudah diakses, UBSI tidak hanya memodernisasi sistem akademik, tetapi juga merevolusi pola interaksi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk orang tua mahasiswa.(Siti Hafizah)